Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Setelah menuai banyak kontroversi, pencipta lagu “Joko Tingkir Ngombe Dawet” akhirnya meminta maaf ke publik.

Lagu tersebut sebelumnya juga mendapatkan sorotan dari KH Ahmad Muwafiq lantaran Joko Tingkir adalah seorang ulama besar. Sehingga Gus Muwafiq menilai tidak tepat apabila nama Joko Tingkir diparodikan dalam sebuah lagu.

Pencipta lagu Joko Tingkir dalam channel YouTube-nya Tama Halu 008 meminta maaf. Pria tersebut meminta maaf dan menegaskan lirik yang dia buat adalah buah dari ketidaktahuan.

”Di kesempatan kali ini izinkan saya meminta maaf yang sebesar-besarnya Kepada masyarakat Lamongan dan pihak-pihak yang tersinggung atau kurang berkenan karena saya telah membuat lirik menggunakan nama Joko Tingkir. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata pencipta lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet.

Baca: 71 Pasangan Jepara Nikah Massal, Gus Muwafiq Bilang Begini

”Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya karena kekurang-ketidaktahuan saya, ketidakpahaman saya di balik nama Joko Tingkir ini adalah sosok seorang ulama besar dan dihormati di Jawa,” sambungnya.
Dia juga menegaskan, dalam menciptakan lagu tersebut tidak ada niatan untuk melecehkan seorang ulama. Sehingga, dia pun sudah mengganti lirik lagu tersebut.”Saya mohon maaf. Tidak ada niatan saya melecehkan nama beliau. Saya akui karena saya tidak tahu dan kurang paham di balik sosok nama besar beliau. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Saya juga di channel saya, saya sudah mengubah liriknya tidak menggunakan Joko Tingkir lagi,” ungkapnya.”Kulo (saya) mohon maaf, nggih (ya), kulo mboten ngertos (saya tidak tahu) sama sekali bahwa beliau niku (itu) ulama besar,” ucapnya menggunakan bahasa Jawa. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Youtube Tama Halu 008

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler