Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Sebanyak 40 koper yang merupakan milik 18 Warga Negara Indoensia (WNI) asal Bali yang berada di negara bagian Montana, raib di gondol maling. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (10/8/2022) lalu di tempat parkir Hotel Extended Stay America di kota Billings.

Keberadaan mereka di Amerika ini adalah untuk mengikuti Sturgis Motorcycle Rally di negara bagian South Dakota. Para anggota Bali Indonesia Bikers ini berpawai naik 10 moge dan 1 truk sewaan berisi barang-barang sejauh hampir 2.500 kilometer.

Perjalanan diawali di kota Seattle di negara bagian Washington dan berakhir di Rapid City, negara bagian South Dakota. Mereka singgah di tiga negara bagian, termasuk Montana, yakni di Hotel Extended Stay Amerika.

”Di (truk) U-Haul itu berisi barang-barang kita. Jadi setiap stop itu kita selalu turunin barang-barang yang perlu saja,” kata pemimpin rombongan Tommy Indrarji, dikutip dari VOA Indoensia, Jumat (19/8/2022).

Baca: 242 WNI Jadi Korban Penipuan Loker di Kamboja

Ketika sedang beristirahat di hotel di Montana itulah pencurian diduga terjadi.

”Kita check-in hotel jam 10 (malam). Karena crowded, kita baru bisa masuk kamar jam 11 (malam). Kita keluar jam 7 pagi. Greg (rekan perjalanan) yang pertama kali memberitahu saya kalau koper itu sudah tidak ada di (truk) U-Haul,” jelas Tommy.

Departemen Kepolisian Billings menjelaskan, dari laporan yang diterimanya, ada aktivitas mencurigakan dari pengecekan seorang petugas hotel. Ketika sedang patroli malam, petugas hotel itu melihat ada mobil dengan merek U-Haul tengah parkir di halaman parkir Hotel Extended Stay Amerika. Kondisinya saat itu masih tertutup.

Baca: Ganjar Minta KBRI dan Kemenlu Turun Selamatkan WNI yang Disekap di Kamboja

Namun, ketika ia berpatroli lagi dua jam kemudian, ia melihat pintu truk sudah dalam keadaan terbuka dan bagian belakangnya kosong. Petugas itu sempat melihat sebuah kendaraan di dekatnya dan seseorang memasuki kendaraan itu.
Setelah dilakukan pengecekan, koper-koper dan segala isinya telah hilang. Padahal, koper tersebut adalah milik 18 warga Bali yang berada di AS untuk mengikuti Sturgis Motorcycle Rally di negara bagian South Dakota.Di dalam 40 koper tersebut, terdapat uang tunai puluhan ribu dolar, tiga jam tangan Rolex, satu jam tangan Lamborghini, empat tas Louis Vuitton, beberapa laptop dan perangkat elektronik, pakaian, sepatu, kartu identitas, dan lain-lain. Jumlah kerugian diduga mencapai lebih dari $88 ribu atau lebih dari Rp1,2 miliar.”Bagi kami gini lah kalau namanya kejadian kejahatan, kalau masalah keikhlasan, karena kami warga negara yang beragama, pasti ikhlas,” jelas Tommy.Baca: Bukan Kasus Baru, Total WNI Disekap di Kamboja Tahun Ini Tembus 260 OrangKendati demikian, pihaknya tetap meminta agar polisi mengusut tuntas aksi pencurian tersebut. Terlebih, aksi itu dilakukan di sebuah hotel yang notabene bagus dan sering menjadi transit banyak orang.”Sangat disayangkan ya karena kita melihat hotelnya bagus, lingkungannya bagus, kita tidak di tempat yang kumuh dan di AS kok bisa terjadi?” kata Tommy.Konsulat Jenderal Republik Indonesia San Francisco yang wilayah kerjanya mencakup Montana, telah menerima laporan tentang insiden itu. KJRI SF juga telah mengirim surat kepada Departemen Kepolisian Billings, meminta mereka untuk terus menyelidiki kasus ini dan melaporkan perkembangannya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: VOA Indonesia

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler