Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri sidang tahunan MPR RI dalam memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia. Setiap kali menghadiri sidang tahunan, Jokowi selalu menggunakan baju adat yang berbeda setiap tahunnya.

Tahun ini, Jokowi mengenakan pakaian adat dari Bangka Belitung. Pemakaian baju adat tersebut tentu mempunyai alasan tersendiri.

Sekretaris Pribadi Presiden Jokowi, Anggit Nugroho mengatakan, Jokowi awalnya memerintahkan Anggit Nugroho untuk menyiapkan baju adat yang akan dipakai pada pidato kenegaraan pada 16 Agustus 2022 dan upacara HUT RI pada 17 Agustus 2022.

Baca: Sidang Tahunan Hanya Dihadiri 435 dari 711 Anggota MPR RI

”Dikumpulkanlah baju-baju adat dari daerah-daerah yang belum pernah dikenakan Presiden. Dari sekian banyak busana adat tersebut diseleksi hingga tinggal 3 buah,” ujar Anggit, dikutip dari Detik.com, Selasa (16/8/2022).

Jokowi kemudian memilih baju adat Paksian dari Bangka Belitung untuk dikenakan pada sidang tahunan MPR. Anggit mengatakan baju adat ini awalnya berwarna merah namun kemudian menyesuaikan sesuai perkembangan zaman.

”Untuk tanggal 16 Presiden memilih baju adat Paksian dari Bangka Belitung. Baju ini terdiri dari jubah panjang sebatas betis, celana panjang, selempang dan kain tenun cual khas Bangka,” ungkap Anggit.
”Sedangkan untuk penutup kepala dipakaikan sungkon. Pada baju terdapat ornamen hiasan bermotif Pucuk Rebung. Sebenarnya warna asli baju adat Ini berwarna merah, namun selaras dengan perkembangan zaman warna baju menyesuaikan selera pemakainya,” sambungnya.Baca: Jokowi Pakai Pakaian Adat Suku Baduy Di Sidang Tahunan MPRDia mengatakan baju adat ini diperoleh dari perajin lokal di Bangka Belitung. Setelah selesai dibuat, baju adat itu kemudian dibawa ke Jakarta.”Baju adat ini diperoleh langsung dari perajin lokal di Bangka Belitung. Pihak Sespri menyampaikan ukuran baju dan celana Presiden, mereka yang menjahit dan menyiapkan baju beserta aksesorisnya dalam waktu sekitar 3 hari,” ujar Anggit. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler