Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Anggota DPR RI Irwan meminta agar pemerintah mencabut kenaikan tarif ojek online (ojol). Sebab, saat ini masyarakat tengah susah, sehingga apabila dibebani dengan berbagai kenaikan, tentu akan sangat memberatkan.
Rencananya, pemberlakuan kenaikan tarif ojol ini dimulai pada Minggu (14/8/2022) besok. Karena itu, pihaknya meminta agar kenaikan itu dipertimbangkan ulang.
”Sebaiknya kebijakan itu dibatalkan dulu. Didiskusikan dulu dengan banyak pihak yang terdampak dan juga bisa dirapatkan dulu di Komisi V DPR RI,” katanya, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (13/8/2022).
Baca: Pertamax Naik, Driver Ojol di Kudus Merasa Sudah Jatuh Ketiban Tangga
Pihaknya juga mempertanyakan terkait kenaikan tarif yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (kemenhub). Belum lama ini, tarif tiket pesawat naik kemudian disusul dengan kenaikan tarif ojol.
”Ada apa kok Kemenhub ini serba naikin tarif? Kemarin juga setuju maskapai menaikkan tiket dari tarif batas atas,” sambungnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Irwan Fecho anggota DPR RI (Dok. Instagram)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Anggota DPR RI Irwan meminta agar pemerintah mencabut kenaikan tarif ojek online (ojol). Sebab, saat ini masyarakat tengah susah, sehingga apabila dibebani dengan berbagai kenaikan, tentu akan sangat memberatkan.
Rencananya, pemberlakuan kenaikan tarif ojol ini dimulai pada Minggu (14/8/2022) besok. Karena itu, pihaknya meminta agar kenaikan itu dipertimbangkan ulang.
”Sebaiknya kebijakan itu dibatalkan dulu. Didiskusikan dulu dengan banyak pihak yang terdampak dan juga bisa dirapatkan dulu di Komisi V DPR RI,” katanya, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (13/8/2022).
Baca: