MURIANEWS, Jakarta – Beredar sebuah video rekaman CCTV yang diduga kasus penembakan terhadap Brigadir J bocor. Video itu sudah beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, tampak menggambarkan aktivitas sebelum Brigadir J tewas dan setelah ditembak oleh Bharada E.
Bahkan mobil jenazah yang diduga membawa jasad Brigadir J juga sangat jelas terekam dalam video tersebut.
Berdasarkan CCTV tersebut, diketahui rombongan Irjen Ferdy Sambo yang turut ke Magelang sebanyak 3 mobil. Rombongan itu sempat berhenti di rest area KM 86 Tol Cipali, Jawa Barat.
Pada pukul 14.03 WIB, pada CCTV merekam Brigadir J saat turun dari mobil SUV hitam menuju toilet. Saat itu Brigadir J mengenakan pakaian berwarna putih.
Baca: Keluarga Brigadir J Buka Pintu Maaf untuk Irjen SamboDari CCTV di kediaman Irjen Ferdy Sambo, di rumah pribadinya itu juga merekam saat sang jendral tiba dan masuk ke dalam rumah. Tak berselang lama, beberapa nakes tiba di kediaman Irjen Ferdy Sambo untuk melakukan tes PCR ke para rombongan yang baru tiba dari Magelang tersebut.
Sekitar pukul 15.41 WIB, Putri Candrawathi beserta para ajudannya tiba di rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo itu termasuk Brigadir J yang masih mengenakan pakaian yang sama, yaitu baju berwarna putih dan celana biru.
Delapan menit kemudian, para ajudan Putri Candrawathi masih sibuk memasukkan barang-barang milik istri Jendralnya ke dalam rumah.
Baca: Motif Penembakan Brigadir J Masih MisteriUsai memasukkan barang-barang milik Putri Candrawathi yang dibawa ke Magelang, terlihat Brigadir J dan Bharada E yang juga melakukan tes PCR bersama dengan nakes yang sama sebelumnya. Kemudian keduanya keluar dari kediaman Irjen Ferdy Sambo.
Pukul 17.05 WIB, terlihat Putri Candrawathi keluar dari rumahnya dan kembali masuk ke mobil berwarna hitam, disusul dengan sang suami yang masuk ke dalam mobil yang berbeda.Pada CCTV yang terpasang di komplek Duren Tiga, menampilkan saat mobil yang ditumpangi Irjen Ferdy Sambo melintas menuju rumah dinasnya dengan dikawal oleh motor patwal.Pada pukul 17.06-17.23 WIB kemungkinan penembakan Brigadir J oleh Bharada E yang diperintah Irjen Ferdy Sambo berlangsung.
Baca: Jokowi, Kasus Penembakan Brigadir J Harus Disampaikan Apa AdanyaTak berselang lama, berdasarkan CCTV di rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo, terekam saat Putri Candrawathi kembali ke rumah pribadinya dengan pakaian yang berbeda dari sebelumnya, yaitu menggunakan piyama.Pada CCTV lain juga terekam saat mobil pajero provos diikuti mobil ambulance melintas di Jalan Duren Tiga Utara, mengarah keluar arah komplek Polri.Ambulance inilah yang diduga membawa jasad Brigadir J.Setelah itu, rekaman CCTV di kediaman pribadi Irjen Ferdy Sambo tidak lagi merekam keberadaan Brigadir J. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com
[caption id="attachment_308168" align="alignleft" width="880"]

Rekaman CCTV kasus penembakan brigadir J (Tangkapan Layar)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Beredar sebuah video rekaman CCTV yang diduga kasus penembakan terhadap Brigadir J bocor. Video itu sudah beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, tampak menggambarkan aktivitas sebelum Brigadir J tewas dan setelah ditembak oleh Bharada E.
Bahkan mobil jenazah yang diduga membawa jasad Brigadir J juga sangat jelas terekam dalam video tersebut.
Berdasarkan CCTV tersebut, diketahui rombongan Irjen Ferdy Sambo yang turut ke Magelang sebanyak 3 mobil. Rombongan itu sempat berhenti di rest area KM 86 Tol Cipali, Jawa Barat.
Pada pukul 14.03 WIB, pada CCTV merekam Brigadir J saat turun dari mobil SUV hitam menuju toilet. Saat itu Brigadir J mengenakan pakaian berwarna putih.
Baca: Keluarga Brigadir J Buka Pintu Maaf untuk Irjen Sambo
Dari CCTV di kediaman Irjen Ferdy Sambo, di rumah pribadinya itu juga merekam saat sang jendral tiba dan masuk ke dalam rumah. Tak berselang lama, beberapa nakes tiba di kediaman Irjen Ferdy Sambo untuk melakukan tes PCR ke para rombongan yang baru tiba dari Magelang tersebut.
Sekitar pukul 15.41 WIB, Putri Candrawathi beserta para ajudannya tiba di rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo itu termasuk Brigadir J yang masih mengenakan pakaian yang sama, yaitu baju berwarna putih dan celana biru.
Delapan menit kemudian, para ajudan Putri Candrawathi masih sibuk memasukkan barang-barang milik istri Jendralnya ke dalam rumah.
Baca: Motif Penembakan Brigadir J Masih Misteri
Usai memasukkan barang-barang milik Putri Candrawathi yang dibawa ke Magelang, terlihat Brigadir J dan Bharada E yang juga melakukan tes PCR bersama dengan nakes yang sama sebelumnya. Kemudian keduanya keluar dari kediaman Irjen Ferdy Sambo.
Pukul 17.05 WIB, terlihat Putri Candrawathi keluar dari rumahnya dan kembali masuk ke mobil berwarna hitam, disusul dengan sang suami yang masuk ke dalam mobil yang berbeda.
Pada CCTV yang terpasang di komplek Duren Tiga, menampilkan saat mobil yang ditumpangi Irjen Ferdy Sambo melintas menuju rumah dinasnya dengan dikawal oleh motor patwal.
Pada pukul 17.06-17.23 WIB kemungkinan penembakan Brigadir J oleh Bharada E yang diperintah Irjen Ferdy Sambo berlangsung.
Baca: Jokowi, Kasus Penembakan Brigadir J Harus Disampaikan Apa Adanya
Tak berselang lama, berdasarkan CCTV di rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo, terekam saat Putri Candrawathi kembali ke rumah pribadinya dengan pakaian yang berbeda dari sebelumnya, yaitu menggunakan piyama.
Pada CCTV lain juga terekam saat mobil pajero provos diikuti mobil ambulance melintas di Jalan Duren Tiga Utara, mengarah keluar arah komplek Polri.
Ambulance inilah yang diduga membawa jasad Brigadir J.
Setelah itu, rekaman CCTV di kediaman pribadi Irjen Ferdy Sambo tidak lagi merekam keberadaan Brigadir J.
Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: CNNIndonesia.com