Begini Skenario yang Dirancang Ferdy Sambo Usai Menembak Brigadir J
Murianews
Selasa, 9 Agustus 2022 19:27:31
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan skenario yang dirancang oleh Irjen Ferdy Sambo usai peristiwa penembakan terhadap Brigadir J di rumah dinas Sambo Duren Tiga, Jakarta.
Kapolri mengatakan, penembakan dilakukan oleh Bharada E. Namun, Bharada E bukan atas kehendak sendiri, melainkan atas perintah Sambo.
Sementara untuk senjata yang digunakan untuk menembak Brigadir J, adalah senjata milik Brigadir R.
”Saudara FS ini menyuruh E untuk menembak J dengan menggunakan senjata milik brigadir R,” katanya dalam konferensi pers, Selasa (9/8/2022).
Baca: Irjen Ferdy Sambo Ditetapkan Sebagai Tersangka Penembakan Brigadir J
Kemudian, setelah Brigadir J tewas, Sambo mengambil senjata milik Brigadir J dan kemudian menembakkan ke arah dinding dengan berkali-kali.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Irjen Ferdy Sambo saat mendatangi Bareskrim Polri (detik.com)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan skenario yang dirancang oleh Irjen Ferdy Sambo usai peristiwa penembakan terhadap Brigadir J di rumah dinas Sambo Duren Tiga, Jakarta.
Kapolri mengatakan, penembakan dilakukan oleh Bharada E. Namun, Bharada E bukan atas kehendak sendiri, melainkan atas perintah Sambo.
Sementara untuk senjata yang digunakan untuk menembak Brigadir J, adalah senjata milik Brigadir R.
”Saudara FS ini menyuruh E untuk menembak J dengan menggunakan senjata milik brigadir R,” katanya dalam konferensi pers, Selasa (9/8/2022).
Baca: