Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Pengacara keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak menyebut ada dua kubu di internal Polri yang bersitegang dalam kasus penembakan brigadir J ini.

Dua kubu itu ada yang ingin membuka dengan gamblang kasus tersebut, tetapi ada juga kubu yang ingin menutupi.

”Dari pihak kepolisian, ada dua kubu yang saya perhatikan, ada yang ingin membuka masalah ini secara terang benderang, tetapi ada juga kubu yang berusaha terus menutup perkara ini,” ucapnya, dikutip dari Sindonews.com, Jumat (5/8/2022).

Baca: Komnas HAM Sebut CCTV Bukti Pembunuhan Brigadir J Sengaja Dirusak

Dia menambahkan, kubu polisi yang dinilainya berusaha menutupi terlihat dengan cara menghilangkan barang bukti untuk menghalangi penyidikan. Lainnya, dengan membuat isu hoaks yang bertujuan supaya perkara penembakan ini tidak terkuak.

”Bahkan, ada dugaan merekayasa agar pelaku tidak dijadikan tersangka sehingga menyuruh Bharada E sebagai pelaku,” jelas dia.
Tindakan kubu polisi yang berniat menutupi dapat terlihat dari baju yang dikenakan Brigadir J saat insiden terjadi. Baju itu, tidak pernah diperlihatkan.Baca: Mahfud MD Sebut kasus Brigadir J Ada Psiko Herarkial dan Psiko Politis”Bahkan yang paling sederhana, baju dari pada almarhum (Brigadir J) ketika dia ditembak belum pernah diperlihatkan demikian juga handphonenya tiga, sampai sekarang belum diperlihatkan, malah saya dengar HP yang disita itu HP yang baru dibeli, bukan HP sesungguhnya,” tutur dia. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Sindonews.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler