Terungkap, CCTV Rusak yang Jadi Bukti Penembakan Brigadir J
Murianews
Jumat, 5 Agustus 2022 12:07:17
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Kapolri jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah mengetahui anggotanya yang mengambil CCTV rusak saat insiden tewasnya Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta.
Kapolri juga telah mengantongi identitas dari anggota yang mengambil CCTV rusak tersebut. Namun, pihaknya tidak merinci apakah CCTV itu sengaja di rusak atau memang sudah rusak sebelumnya.
”Ada CCTV rusak yang diambil pada saat di satpam dan itu juga sudah kita dalami. Kita sudah mendapatkan bagaimana proses pengambilan,” kata Sigit saat jumpa pers, Jumat (5/8/2022).
Baca: Tim Khusus Bentukan Kapolri Temukan CCTV Kasus Penembakan Brigadir J
Sementara saat ini, anggota yang mengambil CCTV rusak itu telah diperiksa oleh internal Polri. Selain itu, anggota tersebut juga diperiksa terkait tewasnya Brigadir J.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Kapolri jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah mengetahui anggotanya yang mengambil CCTV rusak saat insiden tewasnya Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta.
Kapolri juga telah mengantongi identitas dari anggota yang mengambil CCTV rusak tersebut. Namun, pihaknya tidak merinci apakah CCTV itu sengaja di rusak atau memang sudah rusak sebelumnya.
”Ada CCTV rusak yang diambil pada saat di satpam dan itu juga sudah kita dalami. Kita sudah mendapatkan bagaimana proses pengambilan,” kata Sigit saat jumpa pers, Jumat (5/8/2022).
Baca: