Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Hingga saat ini, tiga negara tetangga telah mengincar beras produksi Indonesia. Bahkan tiga negara itu sudah berkirim surat untuk bisa mengimpor beras dari Indonesia.
Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Suwandi mengatakan, produksi beras di Indonesia hingga saat ini masih tercatat surplus. Sekali pun sudah ada tiga negara yang meminta untuk impor, tetapi pihaknya masih menunggu intruksi dari atasan.
”Sehingga, negara lain pun mengirimkan surat resmi ke pemerintah, meminta (beras) ke Indonesia. China itu minta 2,4 juta ton. Ada juga Brunei dan Timur Tengah. Tapi kami menunggu arahan dari pimpinan,” kata Suwandi, dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (4/8/2022).
Baca: Indonesia Akan Ekspor Beras ke Cina Hingga Arab Saudi
Suwandi menambahkan, selama 3 tahun terakhir, secara berturut-turut Indonesia tidak pernah mengimpor beras umum. Bahkan, kata dia, produksi beras nasional selalu surplus.
”Produktivitas padi RI itu nomor 2 setelah Vietnam. Setiap tahun surplus dan harga pun stabil. Sehingga berkontribusi positif bagi inflasi. Beras dan jagung relatif terkendali, aman” terangnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




ILUSTRASI: Seorang kuli menggendong beras dari salah satu gudang beras milik bulog. (Dok.MURIANEWS)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Hingga saat ini, tiga negara tetangga telah mengincar beras produksi Indonesia. Bahkan tiga negara itu sudah berkirim surat untuk bisa mengimpor beras dari Indonesia.
Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Suwandi mengatakan, produksi beras di Indonesia hingga saat ini masih tercatat surplus. Sekali pun sudah ada tiga negara yang meminta untuk impor, tetapi pihaknya masih menunggu intruksi dari atasan.
”Sehingga, negara lain pun mengirimkan surat resmi ke pemerintah, meminta (beras) ke Indonesia. China itu minta 2,4 juta ton. Ada juga Brunei dan Timur Tengah. Tapi kami menunggu arahan dari pimpinan,” kata Suwandi, dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (4/8/2022).
Baca: