Kemensos Bentuk Tim Khusus Usut Penguburan Beras Bansos Presiden
Murianews
Rabu, 3 Agustus 2022 05:51:13
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) telah membentuk tim khusus untuk mengusut dugaan penguburan beras bantuan sosial (bansos) presiden yang ditimbun di Depok, Jawa Barat.
Mengingat, jumlah beras yang ditimbun cukup banyak dan beras itu adalah untuk masyarakat miskin yang terdampak covid-19. Seharusnya, beras itu disalurkan pada awal pandemi covid-19, yakni pada 2020 lalu.
Tim Khusus ini akan dipimpin langsung oleh Inspektur Kemensos, yakni Dadang Iskandar. Ada juga beberapa Irjen yang turut dilibatkan dalam tim Khusus ini.
Baca: Beras Bansos Presiden Dikubur, Satgas Pangan Polri Bertindak
”Jadi setelah kasus itu mencuat, saya menugaskan tim kami yang dipimpin oleh Kepala Inspektor kemudian dengan beberapa anggota serta dari dirjen yang menangani bantuan," ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini, Selasa (2/8/2022).
Risma menjelaskan, tim tersebut langsung ditugaskan mengusut tuntas peristiwa yang menggegerkan publik itu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Petugas memasang garis polisi di lokasi penemuan beras bansos dari Jokowi (CNNIndonesia.com)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) telah membentuk tim khusus untuk mengusut dugaan penguburan beras bantuan sosial (bansos) presiden yang ditimbun di Depok, Jawa Barat.
Mengingat, jumlah beras yang ditimbun cukup banyak dan beras itu adalah untuk masyarakat miskin yang terdampak covid-19. Seharusnya, beras itu disalurkan pada awal pandemi covid-19, yakni pada 2020 lalu.
Tim Khusus ini akan dipimpin langsung oleh Inspektur Kemensos, yakni Dadang Iskandar. Ada juga beberapa Irjen yang turut dilibatkan dalam tim Khusus ini.
Baca: