Beras Bansos Presiden Dikubur, Satgas Pangan Polri Bertindak
Murianews
Selasa, 2 Agustus 2022 15:21:07
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Temuan adanya beras bantuan sosial (bansos) presiden yang dikubur di lahan kosong di Depo, Jawa Barat, mendapatkan respon dari Satuan Tugas (Satgas) pangan Polri. Bahkan dalam waktu dekat, satgas pangan akan melakukan pendalaman terkait kasus itu.
Kepala Satgas Pangan Polri Brigjen Whisnu Hermawan mengatakan, pendalaman itu penting lantaran beras bansos tersebut adalah untuk masyarakat miskin. Selain itu, dengan pendalaman tersebut akan menentukan apakah kasus ini akan ditarik ke Bareskrim atau tetap di Polda metro Jaya.
”Kita masih pendalaman. Kita akan lakukan proses pendalaman apakah ditangani Bareskrim atau Polda Metro begitu,” ujarnya dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (2/8/2022).
Baca: Viral, Warga Depok Temukan Beras Bansos Jokowi Ditimbun Tanah
Whisnu mengaku telah menerjunkan tim penyidik dari Satgas Pangan Polri untuk melakukan pengecekan di lapangan sejak Senin (1/8/2022) malam. Kendati demikian, dirinya masih enggan menjelaskan lebih lanjut ihwal temuan Satgas Pangan tersebut.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Petugas memasang garis polisi di lokasi penemuan beras bansos dari Jokowi (CNNIndonesia.com)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Temuan adanya beras bantuan sosial (bansos) presiden yang dikubur di lahan kosong di Depo, Jawa Barat, mendapatkan respon dari Satuan Tugas (Satgas) pangan Polri. Bahkan dalam waktu dekat, satgas pangan akan melakukan pendalaman terkait kasus itu.
Kepala Satgas Pangan Polri Brigjen Whisnu Hermawan mengatakan, pendalaman itu penting lantaran beras bansos tersebut adalah untuk masyarakat miskin. Selain itu, dengan pendalaman tersebut akan menentukan apakah kasus ini akan ditarik ke Bareskrim atau tetap di Polda metro Jaya.
”Kita masih pendalaman. Kita akan lakukan proses pendalaman apakah ditangani Bareskrim atau Polda Metro begitu,” ujarnya dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (2/8/2022).
Baca: