Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Pimpinan organisasi teroris Al Qaeda, Ayman Al Zawahiri dilaporkan tewas pada Senin (1/8/2022) kemarin. Zawahiri tewas setelah mendapatkan serangan dua rudal dari Amerika Serikat (AS) yang di operasikan melalui dron.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan, Zawahiri tewas di ruamh persembunyiannya, yakni di Afganistan dengan serangan dron.
Biden menjelaskan, Ayman Al Zawahiri juga disebut dalang serangan 11 September 2001 atau 9/11 yang menewaskan hampir 3.000 orang di AS.
Baca: Ahyudin Bantah ACT Kucurkan Dana untuk Al-Qaeda
Serangan drone dilakukan pada Sabtu (30/7/2022) pukul 21.48 ET (Eastern Time) setelah mendapatkan persetujuan darinya. Untuk melakukan serangan ini, sebelumnya tim melakukan rapat hingga berminggu-minggu.
Saat serangan dilancarkan, Ayman Al Zawahiri disebut berlindung di rumah persembunyian di Kabul, dan tewas dalam serangan udara yang dirancang dengan tepat menggunakan dua rudal Hellfire.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Aiman Al Zawahiri (Ap Photo/Mazhar Ali Khan)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Pimpinan organisasi teroris Al Qaeda, Ayman Al Zawahiri dilaporkan tewas pada Senin (1/8/2022) kemarin. Zawahiri tewas setelah mendapatkan serangan dua rudal dari Amerika Serikat (AS) yang di operasikan melalui dron.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan, Zawahiri tewas di ruamh persembunyiannya, yakni di Afganistan dengan serangan dron.
Biden menjelaskan, Ayman Al Zawahiri juga disebut dalang serangan 11 September 2001 atau 9/11 yang menewaskan hampir 3.000 orang di AS.
Baca: