Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Pimpinan organisasi teroris Al Qaeda, Ayman Al Zawahiri dilaporkan tewas pada Senin (1/8/2022) kemarin. Zawahiri tewas setelah mendapatkan serangan dua rudal dari Amerika Serikat (AS) yang di operasikan melalui dron.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan, Zawahiri tewas di ruamh persembunyiannya, yakni di Afganistan dengan serangan dron.

Biden menjelaskan, Ayman Al Zawahiri juga disebut dalang serangan 11 September 2001 atau 9/11 yang menewaskan hampir 3.000 orang di AS.

Baca: Ahyudin Bantah ACT Kucurkan Dana untuk Al-Qaeda

Serangan drone dilakukan pada Sabtu (30/7/2022) pukul 21.48 ET (Eastern Time) setelah mendapatkan persetujuan darinya. Untuk melakukan serangan ini, sebelumnya tim melakukan rapat hingga berminggu-minggu.

Saat serangan dilancarkan, Ayman Al Zawahiri disebut berlindung di rumah persembunyian di Kabul, dan tewas dalam serangan udara yang dirancang dengan tepat menggunakan dua rudal Hellfire.
”Dia (Ayman Al Zawahiri) sangat terlibat dalam perencanaan 9/11, salah satu yang paling bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan 2.977 orang di Amerika. Selama puluhan tahun, dia adalah dalang serangan terhadap Amerika,” kata Biden dikutip dari Kompas.com, Selasa (2/8/2022).Baca: Polri Sebut Terduga Teroris yang Ditembak Mati di Sukoharjo adalah Pimpinan JI”Saya mengizinkan serangan presisi yang akan menyingkirkannya dari medan perang, sekali dan selamanya,” lanjut Biden. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler