11 Kejanggalan Hasil Autopsi Brigadir J yang Diungkap Pengacara Keluarga
Murianews
Minggu, 31 Juli 2022 09:02:52
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak membeberkan ada 11 kejanggalan dari hasil autopsi Brigadir J yang kedua. 11 kejanggalan itu dilaporkan oleh dua perwakilan keluarga yang menyaksikan saat autopsi ulang.
Kejanggalan itu diungkap dalam wawancara khusus Rafly Harun bersama Kamaruddin Simanjuntak yang disiarkan langsung melalui kala youtube Rafly Harun.
Kamaruddin menjelaskan, apa yang dibeberkan itu adalah hasil dari pengamatan dokter forensik yang ditunjuk untuk melakukan pengawasan saat autopsi ulang jenazah Brigadir J. Sementara untuk hasil finalnya masih menunggu pemeriksaan lanjutan dari tim forensik yang melakukan autopsi jenazah brigadir J.
Baca: Brigadir J Tewas, Komnas HAM akan Periksa Irjen Sambo
Namun, pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak membeberkan luka-luka yang ia yakini dialami oleh almarhum kliennya.
1. Di temukan adanya perekat semacam penempelan lem di bagian kepala. Mereka kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menemukan ada lubang disondek (ditusuk). Lubang itu tembus ke mata dan hidung. Diduga kena tembakan dari belakang sampai menembus ke bagian hidung.
”Dibuka kepala, yang pertama tidak ditemukan otaknya, yang ditemukan adalah semacam retak enam, kemudian diraba ternyata di bagian belakang ada benjolan bekas lem. Lem dibuka ada lubang, disonde ke arah hidung ada jahitan bekas lubang peluru yang ditembak dari belakang kepala tembus ke hidung,” kata Kamaruddin.
2. Ditemukan retakan di bagian tengkorak enam. Retakan tersebut diduga karena tembakan.
3. Kamaruddin menyebut otak Brigadir J dipindah ke bagian dada dekat ke perut.
”Terdapat plastik ketika diangkat ada jaringan otak. Jadi otak ada di dada. Apakah ini standarnya forensik, saya enggak paham,” kata Kamaruddin membacakan laporan yang ia terima.
4. Ditemukan retakan-retakan dari leher mengarah ke bibir.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




peti jenazah Brigadir J sebelum dikebumikan (Tangkapan layar video amatir )[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak membeberkan ada 11 kejanggalan dari hasil autopsi Brigadir J yang kedua. 11 kejanggalan itu dilaporkan oleh dua perwakilan keluarga yang menyaksikan saat autopsi ulang.
Kejanggalan itu diungkap dalam wawancara khusus Rafly Harun bersama Kamaruddin Simanjuntak yang disiarkan langsung melalui kala youtube Rafly Harun.
Kamaruddin menjelaskan, apa yang dibeberkan itu adalah hasil dari pengamatan dokter forensik yang ditunjuk untuk melakukan pengawasan saat autopsi ulang jenazah Brigadir J. Sementara untuk hasil finalnya masih menunggu pemeriksaan lanjutan dari tim forensik yang melakukan autopsi jenazah brigadir J.
Baca: