Hasil Autopsi Brigadir J, Pengacara: Otak Tidak di Kepala, Kemana?
Murianews
Minggu, 31 Juli 2022 08:43:54
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Baru-baru ini, pengacara keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak buka-bukaan hasil autopsi Brigadir J. Bahkan diakuinya bahwa otak ajudan Irjen Ferdy Sambo itu sudah tidak ada lagi di kepala.
Kamarudin dalam tayangan di kanal youtube Rafly Harun mengatakan, pada saat autopsi ulang pihaknya menempatkan dua orang perwakilan dari keluarga. Satu seorang dokter ahli forensik dan kedua adalah magister.
Dari laporan kedua perwakilan keluarga itu, mereka memang heran lantaran tidak ditemukan otak pada bagian kepada Brigadir J.
Baca: Kuburan Brigadir J Dibongkar
“Dibuka kepala, kepalanya pertama tidak ditemukan otaknya. Yang ditemukan adalah ada semacam retak enam di dalam kepala itu,” katanya, Minggu (31/7/2022)
”Kemudian diraba-raba di bagian belakang, ada benjolan sedikit bekas lem. Nah, lemnya dibuka ternyata ada lobang. Kemudian lobangnya disondek atau ditusuk, menuju ke mata ternyata mentok, tapi ketika disonde menuju hidung ternyata tembus,” sambungnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




peti jenazah Brigadir J sampai di RSUD Sungai Bahar Jambi (Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Baru-baru ini, pengacara keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak buka-bukaan hasil autopsi Brigadir J. Bahkan diakuinya bahwa otak ajudan Irjen Ferdy Sambo itu sudah tidak ada lagi di kepala.
Kamarudin dalam tayangan di kanal youtube Rafly Harun mengatakan, pada saat autopsi ulang pihaknya menempatkan dua orang perwakilan dari keluarga. Satu seorang dokter ahli forensik dan kedua adalah magister.
Dari laporan kedua perwakilan keluarga itu, mereka memang heran lantaran tidak ditemukan otak pada bagian kepada Brigadir J.
Baca: