Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa sebanyak 4 juta tenaga kesehatan (nakes) akan menerima vaksin dosis keempat. Penyuntikannya pun akan dilakukan dalam waktu dekat.

Budi menjelaskan, meskipun saat ini penyuntikan vaksin dosis ketiga masih berlangsung, tetapi itu akan menurun selama enam bulan. Sehingga pemberian dosis keempat ini menjadi penting.

”Vaksin keempat sekarang sudah kita bagi, kita utamakan nakes dulu. Karena sekarang sudah enam bulan, data menujukkan imunitas menjadi menurun,” kata Budi, dikutip dari Kompas.com, Kamis (28/7/2022).

Baca: Menulis Soal Vaksin Covid-19, Sembilan Pelajar Grobogan Diganjar Hadiah

Menurut Budi, stok vaksin Covid-19 saat ini masih berlimpah. Indonesia dipastikan tidak kekurangan vaksin untuk pemberian dosis keempat.

”Vaksin untuk nakes banyak, vaksin kita kan berlebih. Nakes ada 4 juta, vaksin kita sudah cukup kok,” ujarnya.

Ahli kesehatan masyarakat Hermawan Saputra sebelumnya menganjurkan kepada pemerintah agar memberikan dosis vaksin keempat bagi para tenaga kesehatan.
Hal itu dia sampaikan menanggapi kenaikan jumlah kasus infeksi harian Covid-19 di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.Baca: Sejuta Dosis Vaksin Covid-19 Disuntikan di KudusMenurut Hermawan, selain gencar melakukan kampanye protokol kesehatan masyarakat, pemerintah diminta menggelar vaksinasi dosis keempat bagi para nakes. Pasalnya, para nakes itu yang berhadapan langsung menghadapi pandemi Covid-19.”Seharusnya saat-saat seperti ini orang membutuhkan booster vaksin kedua atau dosis keempat. Di mana tenaga-tenaga kesehatan yang periode awal memang seharusnya sudah masuk ke dosis keempat sekarang,” tegasnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler