Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Gempa dengan magnitudo 7,3 guncang Provinsi Abra, Filipina. Gempa terjadi pada pukul 08.43 waktu setempat, Rabu (27/7/2022).
Akibat gempa tersebut, dikabarkan beberapa bangunan di wilayah Abra mengalami roboh. Selain itu, jaringan listrik di walayah tersebut juga dilaporkan terputus.
Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) melaporkan pusat gempa terletak dua kilometer dari barat daya Kota Lagangilang, Abra, dengan kedalaman 25 km.
Baca: Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Flores Timur, warga Berhamburan ke Luar
”Ini adalah gempa besar. (Gempa) yang lebih besar dari Magnitudo 7 dapat menghancurkan,” kata Kepala Phivolcs, Renato Solidum, dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (27/7/2022).
Gubernur Pampanga, Dennis Pineda, juga mengimbau warga provinsi itu untuk waspada terhadap gempa susulan. Sejumlah pejabat penanganan bencana juga tengah memantau area lain untuk mengetahui kerusakan yang terjadi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Foto: Ilustrasi gempa bumi (pixabay.com)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Gempa dengan magnitudo 7,3 guncang Provinsi Abra, Filipina. Gempa terjadi pada pukul 08.43 waktu setempat, Rabu (27/7/2022).
Akibat gempa tersebut, dikabarkan beberapa bangunan di wilayah Abra mengalami roboh. Selain itu, jaringan listrik di walayah tersebut juga dilaporkan terputus.
Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) melaporkan pusat gempa terletak dua kilometer dari barat daya Kota Lagangilang, Abra, dengan kedalaman 25 km.
Baca: