Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Keluarga Brigadir J telah mengirimkan permohonan kepada Polri untuk melakukan autopsi ulang jenazah Brigadir J. Sebab, tewasnya Brigadir J tersebut diilai masih menyisakan kejanggalan, bahkan ada dugaan pembunuhan berencana.

Kuasa Hukum keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, untuk melakukan Autopsi itu, pihak keluarga juga akan turut tersebut menerjunkan satu orang dokter ahli. Sehingga nantinya ada ada obyektivitas dalam setiap proses autopsi.

”Saya baru selesai rapat dengan dokter-dokter yang akan terlibat untuk melaksanakan autopsi," ujar Kamaruddin, dikutip dari detik.com, Sabtu (23/7/2022).

Baca: Duga Ada Pembunuhan Berencana, Keluarga Brigadir J Diperiksa Polisi

Kamaruddin mengatakan pihaknya telah menyiapkan 13 orang untuk dipilih bergabung dalam autopsi ulang jenazah Brigadir J. Dari 13 tersebut telah terpilih satu orang.

”Jadi kami ada siapkan untuk dipilih ada 13 orang, boleh dipilih untuk menjadi pengamat. 13 orang kami siapkan ternyata dari yang kami siapkan itu langsung bersedia satu beliau tadi yang memimpin rapat,” tuturnya.

”Jadi apa yang ada dalam hati kami sudah tuhan atur ternyata beliau ada di dalam tim itu,” sambungnya.

Diketahui sebelumnya, Polri resmi menerima permohonan keluarga untuk mengautopsi ulang Brigadir J. Polri menyebut rumah sakit untuk autopsi ulang itu sesuai permintaan keluarga.Baca: Takut Dicuri, Makam Brigadir J Dijaga PBB”Rumah sakit permintaan dari pengacara kan ada beberapa rumah sakit, salah satunya RSCM,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.Dedi mengatakan pihaknya juga mempersilakan keluarga menghadirkan dokter ahli forensik lain saat autopsi ulang. Dedi mengatakan hal itu dipersilakan demi proses pemeriksaan yang terbuka.”Boleh pihak pengacara menyampaikan juga seperti itu dari berbagai rumah sakit, dokter-dokter yang memang expert di bidang forensik nanti akan dihadirkan kita terbuka,” katanya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler