Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Kabar baik bagi yang ingin kuliah di universitas ternama di Mesir. Pasalnya, Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir kembali membuka seleksi calon mahasiswa penerima beasiswa dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Beasiswa ini diperuntukkan bagi siswa Madrasah Aliyah (MA) negeri maupun swasta.

”Disampaikan dengan hormat bahwa PBNU mendapatkan kesempatan untuk mengirimkan kader muda NU untuk mendapatkan beasiswa di Universitas Al Azhar tahun akademik 2022/2023,” kata Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam keterangan tertulis, seperti dilansir dari NU Online, Sabtu (17/7/2022).

Seleksi ini dilaksanakan oleh PBNU dengan kuota beasiswa sebanyak 30 orang. Terdiri 20 kuota untuk jurusan agama, meliputi Syari’ah, Ushuluddin, Dirasat Islamiyah, Bahasa dan Sastra Arab yang masing-masing tiga putra dan dua putri.

Baca juga: PBNU Buka Pendaftaran Beasiswa ke Maroko, Ini Syarat dan Ketentuannya

Sementara, 10 kuota untuk jurusan umum, meliputi Kedokteran dan Teknik, masing-masing dua putra dan satu putri. Lainnya, Bahasa dan Terjemah dua putra dan dua putri.

Pendaftaran beasiswa ke Universitas Al Azhar Mesir ini dibuka dari 14-20 Juli 2022. Bagi yang berminat bisa mendaftar melalui  melalui tautan berikut ini: https://beasiswa.nu.or.id/mesir, dan kontak di nomor 082112093675

Pelamar diharapkan melengkapi semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran, termasuk dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi dari Pondok Pesantren, Surat Rekomendasi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat, Ijazah, dan Syahadah Tahfidz minimal hafalan dua juz.”Khusus untuk ijazah, yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI tahun 2020, 2021, dan 2022,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PBNU H Muhammad Silahuddin.Sebelumnya, PBNU telah membuka pendaftaran beasiswa bagi kader NU untuk menempuh pendidikan di Maroko. Program beasiswa ini diikuti oleh 576 peserta se-Indonesia. Dari total tersebut, 174 dinyatakan lolos ke tahap berikutnya.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: nu.or.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler