Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menutup 24.400 aplikasi milik pemerintah. Puluhan ribu aplikasi tersebu sebelumnya dijalankan oleh masing-masing instansi.
Namun, aplikasi sebanyak itu rupanya dinilai kurang efektif dan efisien, bahkan dianggap lebih boros oleh menteri keuangan Sri Mulyani. Sehingga Kominfo akan mengganti dengan Super Apps.
Menteri Kominfo Johnny Plate mengatakan, Kominfo akan menata ulang puluhan ribu aplikasi pemerintah menjadi setidaknya delapan aplikasi yang terintegrasi. Selebihnya, aplikasi lain yang sudah tercakup pada 8 aplikasi terintegrasi, akan dihapus atau ditutup.
Baca: Diskominfo Kudus Masih Tunggu Ketentuan Kuota Penerima Set Top Box
Johnny juga menyatakan pihaknya tengah menyiapkan roadmap dari super apps pemerintah.
”Kita perlu menata ulang untuk menghasilkan satu super aplikasi Indonesia. Paling tidak, cukup hanya delapan aplikasi yang terintegrasi. Ini sedang kita siapkan dalam roadmap Kementerian Kominfo,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Rabu (13/7/2022)
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Menkominfo Johnny G Plate. (Murianews/Tangkapan Layar)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menutup 24.400 aplikasi milik pemerintah. Puluhan ribu aplikasi tersebu sebelumnya dijalankan oleh masing-masing instansi.
Namun, aplikasi sebanyak itu rupanya dinilai kurang efektif dan efisien, bahkan dianggap lebih boros oleh menteri keuangan Sri Mulyani. Sehingga Kominfo akan mengganti dengan Super Apps.
Menteri Kominfo Johnny Plate mengatakan, Kominfo akan menata ulang puluhan ribu aplikasi pemerintah menjadi setidaknya delapan aplikasi yang terintegrasi. Selebihnya, aplikasi lain yang sudah tercakup pada 8 aplikasi terintegrasi, akan dihapus atau ditutup.
Baca: