Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkap bahwa generasi milenial akan semakin sulit untuk memiliki hunian atau rumah.
Menurutnya, hal ini karena suku bunga di sejumlah negara mulai mengalami kenaikan. Bahkan kenaikannya sudah mendekati angka inflasi, sehingga dinilai cukup menghawatirkan.
Kenaikan suku bunga ini dimungkinkan juga akan mempengaruhi suku bunga sektor perumahan, seperti bunga kredit pemilikan rumah (KPR). Karena kondisi ini membuat masyarakat atau kaum milenial akan berpikir ulang untuk membeli hunian, terutama untuk bunga kredit.
Baca: Berlaku Tahun Ini, Beli Rumah Baru Dapat Diskon PPN 50 Persen
”Untuk membeli rumah 15 tahun mencicil di awal berat, suku bunga dulu, principal-nya di belakang. Itu karena dengan harga rumah tersebut dan interest rate sekarang harus diwaspadai karena cenderung naik dengan inflasi tinggi," kata Sri Mulyani, dikutip dari detik.com, Sabtu (9/7/2022).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi memiliki rumah (Freepik)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkap bahwa generasi milenial akan semakin sulit untuk memiliki hunian atau rumah.
Menurutnya, hal ini karena suku bunga di sejumlah negara mulai mengalami kenaikan. Bahkan kenaikannya sudah mendekati angka inflasi, sehingga dinilai cukup menghawatirkan.
Kenaikan suku bunga ini dimungkinkan juga akan mempengaruhi suku bunga sektor perumahan, seperti bunga kredit pemilikan rumah (KPR). Karena kondisi ini membuat masyarakat atau kaum milenial akan berpikir ulang untuk membeli hunian, terutama untuk bunga kredit.
Baca: