Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Pemerintah bersama dengan PT Pertamina (Persero) terus melakukan pengerucutan untuk membatasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite.
Apabila sebelumnya mobil yang tidak boleh minum pertalite adalah mobil di atas 2.000 cc, kini diturunkan lagi untuk di atas 1.500 cc.
Direktur Pertamina Nicke Widyawati mengungkap bahwa dalam rapat koordinasi terbatas dengan Menko Perekonomian, hanya mobil di bawah 1.500 cc yang bisa mengkonsumsi Pertalite.
Kalaupun mobil di atas 1.500 cc coba-coba untuk mengisi Pertalite, maka selang nozzle di SPBU tidak akan mengeluarkan BBM tersebut lantaran tak sesuai kriteria.
Baca: Pedagang Bensin Eceran Masih Bisa Jual Pertalite, Ini Caranya
”Kriterianya kan pemerintah yang punya. Jadi kami akan ikuti revisi Perpresnya. Kriteria ada, lalu masuk ke sistem. Misalnya 1.500 cc maka otomatis di atas 1.500 cc nanti otomatis nozzlenya nggak akan keluar,” kata Nicke dikutip CNBC Indonesia, Kamis (7/7/2022).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Foto: Ilustrasi isi bensin (Gambar oleh Engin Akyurt dari Pixabay)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Pemerintah bersama dengan PT Pertamina (Persero) terus melakukan pengerucutan untuk membatasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite.
Apabila sebelumnya mobil yang tidak boleh minum pertalite adalah mobil di atas 2.000 cc, kini diturunkan lagi untuk di atas 1.500 cc.
Direktur Pertamina Nicke Widyawati mengungkap bahwa dalam rapat koordinasi terbatas dengan Menko Perekonomian, hanya mobil di bawah 1.500 cc yang bisa mengkonsumsi Pertalite.
Kalaupun mobil di atas 1.500 cc coba-coba untuk mengisi Pertalite, maka selang nozzle di SPBU tidak akan mengeluarkan BBM tersebut lantaran tak sesuai kriteria.
Baca: