Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan niatnya untuk membangun industri tenaga nuklir di Indonesia.
Bahkan sebuah perusahaan Rosatom State Corporation disebut bersedia mengambil bagian dalam proyek bersama, termasuk proyek yang terkait dengan penggunaan non-energi teknologi nuklir, misalnya, bidang kedokteran dan pertanian.
Dalam keterangan resminya, Putin juga mengatakan bahwa Indonesia adalah salah satu mitra utama Rusia di Asia Pasifik.
Baca: Poin Penting Pertemuan Jokowi dengan Putin
”Dengan partisipasi para spesialis, insinyur dan pembangun kami, fasilitas infrastruktur transportasi dan industri besar, stadion, rumah sakit, dan institusi penting lainnya dibangun di Indonesia, banyak di antaranya beroperasi hingga hari ini,” kata Putin, dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (1/7/2022).
Selain itu, Putin juga minat untuk investasi di ibu kota baru (IKN), terutama di sektor pengembangan infrastruktur transportasi dan logistik. Menurut Putin, perusahaan jasa pelayanan kereta penumpang dan barang Russian Railways bisa mengambil bagian dalam pemindahan ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Jokowi saat bersalaman dengan Putin (Tangkapan Layar)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan niatnya untuk membangun industri tenaga nuklir di Indonesia.
Bahkan sebuah perusahaan Rosatom State Corporation disebut bersedia mengambil bagian dalam proyek bersama, termasuk proyek yang terkait dengan penggunaan non-energi teknologi nuklir, misalnya, bidang kedokteran dan pertanian.
Dalam keterangan resminya, Putin juga mengatakan bahwa Indonesia adalah salah satu mitra utama Rusia di Asia Pasifik.
Baca: