Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Upaya untuk membangkitkan ekonomi Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) sektor kelautan dan perikanan terus digenjot. Hal itu dengan cara menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara lebih masif.

Bahkan hingga Mei 2022, total penyaluran KUR untuk UMKM sektor kelautan dan perikanan sudah mencapai Rp 3,95 triliun atau meningkat 33,5 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Trenggono mengatakan, penyaluran KUR untuk sektor kelautan dan perikanan ini harus tumbuh. Sebisa mungkin angkanya terus bergerak naik, sebagai wujud kehadiran negara terhadap pelaku usaha kecil.

”Ini bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat untuk membantu usaha yang digeluti UMKM kita sehingga bisa tumbuh dan berkembang,” ujarnya, dikutip dari Sindonews.com, Kamis (23/6/2022).

Baca: Viral Video Penangkapan Ikan Lumba-Lumba Nelayan Pacitan, KKP Angkat Bicara

Ia menjelaskan, penyaluran KUR Rp 3,95 triliun tersebut menjangkau lebih dari 93 ribu debitur yang menjalankan usaha perikanan di hulu hingga hilir. Penyaluran KUR terbanyak untuk kegiatan usaha budi daya, perdagangan hasil perikanan, dan usaha penangkapan.

Dirinya menambahkan, di samping menyalurkan pinjaman modal usaha, pihaknya juga memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM penerima manfaat.
”Pendampingan dilakukan di aspek produksi, jaminan kualitas dan mutu, hingga akses pasar produk yang dihasilkan," katanya.Baca: Menteri KKP Berpotensi Memasukkan Kapal AsingLangkah tersebut, merupakan untuk membantu pelaku usaha lebih produktif sehingga usaha yang digeluti dapat terus berkembang. Terlebih di tengah situasi pandemi yang belum juga berakhir dan tantangan ekonomi global.”Kita harus aware supaya terjadi pertumbuhan ekonomi yang optimal bagi penerima dan wilayahnya. Pendampingan kami berikan sampai usaha itu kuat dan tumbuh,” katanya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Sindonews.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler