Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana akan lawatan ke Ukraina dan Rusia. Dalam lawatannya itu, Jokowi akan bertemu langsung dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi mengatakan, kunjungan ke dua negara yang tengah perang itu merupakan rangkaian kunjungan presiden ke luar negeri pada akhir Juni. Namun, situasinya saat ini masih sangat kompleks untuk dua negara tujuan tersebut;

”Meskipun situasinya sulit dan masalahnya kompleks, sebagai presiden G20 dan salah satu anggota champion group dari Global Crisis Response Group yang dibentuk oleh Sekjen PBB, Presiden Jokowi memilih untuk mencoba berkontribusi, tidak memilih untuk diam,” papar Menlu, dikutip dari Antaranews, Rabu (22/6/2022).

Baca: Perang Rusia-Ukraina, Indonesia Diminta Siapkan Skenario Terburuk

Retno menambahkan, Jokowi akan menjadi pemimpin negara Asia pertama yang melakukan kunjungan ke dua negara sejak Rusia melakukan operasi khusus di Ukraina.

Menurut Menlu, kunjungan Presiden merupakan cerminan kepedulian terhadap kemanusiaan serta upaya memberikan kontribusi untuk menangani dampak yang dirasakan oleh berbagai negara di dunia akibat peperangan tersebut.

Baca: Indonesia Bisa Berpegang Pada UUD Sikapi Konflik Rusia-Ukraina”Mencoba memberikan kontribusi untuk menangani krisis pangan yang diakibatkan karena perang dan dampaknya dirasakan oleh semua negara, terutama negara berkembang dan negara berpenghasilan rendah,” ujarnya.Selain itu, kunjungan tersebut juga sebagai upaya untuk mendorong semangat perdamaian. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Antaranews.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler