Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Dewan Pers bersama dengan Polri sepakat membuat Memorandum of Understanding (MoU) terkait pertukaran informasi, sosialisasi dan edukasi, terutama untuk mencegah polarisasi saat Pemilu 2024 mendatang.

MoU yang dilakukan di Mabes Polri pada Selasa (21/6/2022) itu diharapkan agar kedua belah pihak dapat menjalin kerja sama yang baik dalam hal pemberitaan terkait pemilu. Terlebih informasi yang disampaikan nantinya dapat mengedukasi masyarakat, sehingga tidak terjadi polarisasi saat pesta demokrasi.

”Hal-hal yang saat ini dilaksanakan oleh Polri dan biasa dikenal dengan cooling system untuk mencegah terjadinya polarisasi yang akan memecah belah persatuan anak-anak bangsa, yang biasanya muncul karena penggunaan politik identitas pada saat pemilu,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima Murianews, Selasa (21/6/2022).

Baca: Dewan Pers Buka Peluang Gandeng BSSN

Dalam pertemuan tersebut, keduanya juga sepakat untuk memberikan pendidikan literasi tentang menjaga politik yang sehat selama pelaksanaan pemilu dan setelahnya.

”Karena ke depan tantangan kita akan menjadi semakin besar. Kita butuh untuk mengurangi potensi-potensi perpecahan, dan ini selalu saya sampaikan setiap saat kita bertemu dengan seluruh elemen masyarakat, seluruh tokoh, khusus kali ini hal-hal tersebut jadi konsen kita,” ujar Sigit.
”Karena ke depan tantangan kita akan menjadi semakin besar. Kita butuh untuk mengurangi potensi-potensi perpecahan, dan ini selalu saya sampaikan setiap saat kita bertemu dengan seluruh elemen masyarakat, seluruh tokoh, khusus kali ini hal-hal tersebut jadi konsen kita,” ujar Sigit.Sementara Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra menekankan, bahwa dalam menghadapi Pemilu 2024, Dewan Pers dan Polri memiliki keinginan yang sama, yakni menjaga kohesi sosial atau keutuhan sosial.Baca: Ada yang Ajukan Judicial Review UU Pers, Dewan Pers Minta Wartawan Tak Terprovokasi”Kita ingin masyarakat kita tidak terpecah belah, dan oleh karena itu kita di Dewan Pers berharap agar kawan-kawan media tidak memakai diksi-diksi yang memecah belah anak bangsa yang selama ini masih dipakai, kita harapkan itu tidak dipakai lagi,” terang Azyumardi. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis Anwar

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler