Sri Mulyani Kesal APBD Paling Banyak Dihabiskan Untuk Gaji PNS
Murianews
Kamis, 16 Juni 2022 21:44:25
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku kesal dengan tingkah para kepala daerah, mulai dari gubernur hingga bupati. Pasalnya, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebagian besar dihabiskan hanya untuk menggaji para PNS.
Padahal, menurut Sri Mulyani, untuk menopang pertumbuhan ekonomi yang paling penting adalah belanja modal. Sebab, hal itu bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur dasar teritama di daerah.
”Belanja pegawai naik terus, belanja barang melonjak tinggi, belanja modal relatif stagnan bahkan menurun,” ujarnya dalam Rakornas Kemendagri, dikutip dari CNNIndonesia.com, Kamis (16/6/2022).
Menurutnya, selama ini setiap pemerintah pusat mengirimkan anggaran ke daerah, digunakan paling cepat untuk membayar gaji. Program lain yang lebih penting justru dikesampingkan.
Baca: Sri Mulyani Pilih Urus Keuangan Negara Ketimbang Jadi Wakil Muhaimin
”Bapak ibu sekalian, lihat, begitu menerima transfer dari pusat langsung gampang bayar gaji aja,” sindirnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Menteri Keuangan Sri Mulyani (Murianews)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku kesal dengan tingkah para kepala daerah, mulai dari gubernur hingga bupati. Pasalnya, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebagian besar dihabiskan hanya untuk menggaji para PNS.
Padahal, menurut Sri Mulyani, untuk menopang pertumbuhan ekonomi yang paling penting adalah belanja modal. Sebab, hal itu bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur dasar teritama di daerah.
”Belanja pegawai naik terus, belanja barang melonjak tinggi, belanja modal relatif stagnan bahkan menurun,” ujarnya dalam Rakornas Kemendagri, dikutip dari CNNIndonesia.com, Kamis (16/6/2022).
Menurutnya, selama ini setiap pemerintah pusat mengirimkan anggaran ke daerah, digunakan paling cepat untuk membayar gaji. Program lain yang lebih penting justru dikesampingkan.
Baca: