Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Bogor – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa Covid-19 Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 telah masuk ke Indonesia. Bahkan sudah ada beberapa kasus warga yang terpapar dan sudah mendapatkan penanganan.

Dia menjelaskan, puncak persebaran Covid-19 Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 adalah pada saat kasus sudah mencapai 20 ribu per hari. Perkiraan tersebut setelah dilakukan pengamatan dari negara lain.

”Jadi kalau puncak Delta dan Omicron di 60 ribu kasus sehari, kira-kira nanti estimasi berdasarkan data di Afrika Selatan mungkin puncaknya kita di 20 ribu per hari, karena kita pernah sampai 60 ribu paling tinggi kan,” kata Budi dilansir dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (16/6/2022).

Baca: Masyarakat Diminta Waspada Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5

Dia menambahkan, puncak kasus BA.4 dan BA.5 diperkirakan lebih rendah dari puncak Omicron dan Delta. Tidak hanya itu, untuk tingkat kematiannya diperkirakan juga cukup rendah.

”Tetapi yang perlu kita lihat adalah bahwa fatality rate atau kematiannya jauh lebih rendah mungkin seper-dua belas atau sepersepuluh dari Delta dan Omicron,” terang Budi.

Karena itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tetap menaati protokol kesehatan, sekalipun saat ini telah dilonggarkan. Mengingat, kasus harian Covid-19 di Indonesia juga terus mengalami peningkatan.Baca: Kemenkes Ungkap 4 Kasus Baru Covid-19 Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di BaliData surveilans genomik subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 menunjukkan kasus transmisi atau penularan lokal sudah terjadi setidaknya di tiga wilayah yakni Banten, DKI Jakarta, hingga Jawa Barat.Kemudian per Selasa (14/6/2022) total ada 20 pasien Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia, 17 di antaranya kasus lokal, tiga lainnya kasus impor yakni warga negara asing yang melakukan perjalanan di Bali. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Youtube Sekretariat Presiden

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler