Jokowi Sebut Ada Perdana Menteri Resah Minta Kiriman Minyak Goreng
Murianews
Selasa, 14 Juni 2022 12:15:12
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menceritakan pengalamannya saat ditelepon oleh Perdana Menteri (PM). Dia tidak menjelaskan secara detail perdana menteri itu dari negara mana. Namun, isi percakapannya adalah terkait permintaan pengiriman minyak goreng.
”Dua hari yang lalu, malam, saya mendapat telepon dari seorang Perdana Menteri, enggak usah saya sebutkan (namanya),” kata Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022 di Istana Negara, Selasa (14/6/2022).
”Beliau meminta-minta betul, 'Presiden Jokowi tolong dalam sehari, dua hari ini kirim yang namanya minyak goreng. Stok kami betul-betul sudah habis dan kalau barang ini tidak datang akan terjadi krisis sosial, ekonomi yang berujung juga pada krisis politik',” lanjut Jokowi menirukan PM tersebut.
Baca: Luhut Hapus Minyak Goreng Curah Secara Bertahap, Dianggap Kurang Higienis
Jokowi melanjutkan, kondisi krisis sosial, ekonomi, dan berujung pada krisis politik saat ini sudah terjadi di Sri Lanka.
Jokowi menyebutkan bahwa situasi saat ini adalah situasi yang tidak mudah, situasi yang tidak gampang karena ketidakpastian global. Ancaman krisis pangan, ancaman krisis energi, ancaman kenaikan inflasi semua negara mengalaminya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Jokowi saat Pembukaan Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022 (Tangkapan Layar)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menceritakan pengalamannya saat ditelepon oleh Perdana Menteri (PM). Dia tidak menjelaskan secara detail perdana menteri itu dari negara mana. Namun, isi percakapannya adalah terkait permintaan pengiriman minyak goreng.
”Dua hari yang lalu, malam, saya mendapat telepon dari seorang Perdana Menteri, enggak usah saya sebutkan (namanya),” kata Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022 di Istana Negara, Selasa (14/6/2022).
”Beliau meminta-minta betul, 'Presiden Jokowi tolong dalam sehari, dua hari ini kirim yang namanya minyak goreng. Stok kami betul-betul sudah habis dan kalau barang ini tidak datang akan terjadi krisis sosial, ekonomi yang berujung juga pada krisis politik',” lanjut Jokowi menirukan PM tersebut.
Baca: