Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri selalu mendorong kader perempuan di partainya untuk terus berkomunikasi dengan rakyat dan mendengar suara rakyat.

Menurutnya, untuk berkomunikasi dengan rakyat itu mudah, asalkan menggunakan hati. Semua keluhan yang dirasakan oleh rakyat juga harus didengar, kemudian disampaikan kepada pemerintah agar mendapatkan solusi.

”Harus berani mengemukakan pendapat. Harus bisa bicara kepada rakyat. Gampang sebetulnya. Ini Ibu ajarkan. Jadi sebetulnya bicara dengan rakyat adalah bicara dengan hati,” kata Megawati, dikutip dari Merdeka.com, Sabtu (11/6/2022).

Baca: Jokowi Lantik Megawati Sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP

Megawati bercerita, pada awal dirinya terjun ke politik dan mendengar permasalahan yang ada di akar rumput membuat kepalanya pusing. Namun dengan kepercayaan diri, semua menjadi mudah.

”Ibu juga dulu baru turun pusing. Tapi setelah Ibu lihat sangat mudah. Majulah bersatu dengan harga diri, kalau tidak kerja, tidak akan berhasil,” pesan Megawati.
Baca: Ketika Megawati Kaget Dapat Berbagai Gelar Kehormatan Padahal Tidak Lulus KuliahSementara Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, kader perempuan PDI Perjuangan harus berani berdiri tegak, penuh rasa percaya diri seperti yang disampaikan Bung Karno dalam pemikirannya.”Sebagaimana disampaikan oleh Bung Karno melalui Buku Sarinah. Karena itulah kader perempuan wajib memahami keseluruhan pemikiran Bung Karno dan kemudian dipahami dalam alam pikir, alam batin,” tutup Hasto. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Merdeka.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler