Luhut Hapus Minyak Goreng Curah Secara Bertahap, Dianggap Kurang Higienis
Murianews
Jumat, 10 Juni 2022 16:36:21
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah berencana menghapus minyak goreng curah secara bertahap. Sehingga yang beredar di pasaran nanti minimal adalah minyak goreng kemasan sederhana.
Menko Kemaritiman dan Investasi itu menganggap bahwa minyak goreng curah tidak higienis untuk dikonsumsi masyarakat. Sehingga peredarannya secara bertahap akan dikurangi.
”Kami juga minta nanti secara bertahap tidak ada lagi minyak goreng curah, menuju kemasan sederhana, karena itu kurang higienis,” ujar Luhut, dikutip dari detik.com, Jumat (10/6/2022).
Baca: Luhut: Beli Minyak Goreng Curah Harus Scan QR Code
Luhut melanjutkan, upaya penghapusan minyak goreng curah itu juga akan dilakukan oleh perusahaan, sehingga nantinya akan ada harga tetap.
”Itu yang sedang kami kerjakan dan banyak pengusaha yang akan melakukan hal itu dengan harga tetap,” imbuhnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. (dok. Maritim.go.id)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah berencana menghapus minyak goreng curah secara bertahap. Sehingga yang beredar di pasaran nanti minimal adalah minyak goreng kemasan sederhana.
Menko Kemaritiman dan Investasi itu menganggap bahwa minyak goreng curah tidak higienis untuk dikonsumsi masyarakat. Sehingga peredarannya secara bertahap akan dikurangi.
”Kami juga minta nanti secara bertahap tidak ada lagi minyak goreng curah, menuju kemasan sederhana, karena itu kurang higienis,” ujar Luhut, dikutip dari