Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Usaha Kecil dan Mikro (UKM) saat ini sudah mencapai Rp 147,65 triliun. Jumlah tersebut tercatat hingga 2 Juni 2022 kemarin.

Kementrian Koperasi dan UMK mencatat, realisasi penyaluran KUR Tahun 2022 berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) sebesar 39,57 persen diberikan kepada 3.177.993 debitur.

Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satriya mengatakan, realisais pencairan KUR tersebut sudah cukup memuaskan. Terlebih pemerintah juga masih memberikan program BPUM 2022 yang direncanakan pada semester II tahun ini akan cair.

Baca: Pemprov Jateng Kembali Gelar UKM Virtual Expo

"Semakin terkendalinya pandemi Covid-19 pada paruh pertama 2022, telah membuat pemulihan koperasi dan UMKM yang sempat terdampak pandemi, dapat berlangsung lebih cepat," kata Eddy, dikutip dari Merdeka.com, Jumat (3/6/2022).

Pihaknya pun terus melaksanakan serangkaian program dan kegiatan untuk melakukan penguatan, pengembangan dan mendorong kemajuan bidang usaha mikro agar dapat naik kelas.
Baca: Total Pendaftar BPUM di Kudus Capai 2.838, Sebanyak 500 Berkas Sudah Diverifikasi"Program-program yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik sepanjang 2022. Kondisi yang baik ini memacu semangat kami di Deputi Usaha Mikro untuk lebih dapat berkontribusi mencapai semua target yang telah ditetapkan," kata Eddy.Sejumlah program yang dilaksanakan, yakni Transformasi Usaha Mikro (Transfumi) dari Informal Ke Formal dengan melakukan Fasilitasi Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencapai 1,2 Juta NIB secara nasional. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Merdeka.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler