Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Tahun ini PT Pertamina akan memberlakukan pembelian bahan Bakar Minyak Bersubsidi (BBM) jenis solar dan pertalite dengan menggunakan aplikasi MyPertamina. Kebijakan ini adalah untuk membatasi pembelian solar dan pertalite di tengah masyarakat.

Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Saleh Abdurrahman mengatakan, untuk penggunaan aplikasi MyPertamina tersebut saat ini sedang tahap finalisasi. Sementara selanjutnya aka nada sosialisasi.

“Ini sedang finalisasi dan kemudian sosialisasi baru diterapkan,” kata Saleh, dikutip dari Solopos.com, Jumat (3/6/2022).

Kendati demikian, Saleh memastikan upaya pembatasan lewat prosedur verifikasi pembeli BBM bersubsidi lewat aplikasi MyPertamina itu bakal diterapkan pada tahun ini. Alasannya, BPH Migas memproyeksikan realisasi konsumsi BBM bersubsidi bakal melebihi kuota yang ditetapkan.

Baca: Pemerintah Bakal Buat Aturan untuk Batasi Orang Kaya Beli BBM Bersubsidi

“Tahun ini diterapkan karena prognosis realisasi di atas kuota,” kata dia.
Dia mencontohkan kuota yang diberikan untuk pertalite tahun ini hanya sekitar 23,05 juta kiloliter. Sementara, PT Pertamina (Persero) mencatat konsumsi untuk pertalite sudah mencapai 80% pada Mei 2022.Baca: Perhatian! Jangan Suka Goyang-goyangkan Mobil saat Mengisi BBM, Ini Alasannya“Oleh sebab itu perlu diatur yang bisa mengkonsumsi pertalite. Misalnya apakah mobil mewah masih boleh? Padahal mereka mampu beli yang nonsubsidi. Aturan tentang hal tersebut saat ini masih dalam finalisasi,” jelas dia. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News