Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Komisi VIII DPR RI bersama dengan Kementerian Agama (Kemenag) melakukan rapat kerja, di kompleks parlemen, Kamis (2/6/2022). Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto meminta Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas untuk mengakhiri praktik pemotongan dana Bantuan Operasional Pesantren (BOP) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Hal ini menyusul adanya temuan ICW terkait dengan potongan BOP di salah satu Pondok Pesantren di Jawa Timur dan daerah lain yang sempat mencuat ke publik.
"Kami berharap Gus Yaqut punya legacy tersendiri di zaman kepemimpinan Pak Menteri ini, ada hal yang bisa kita kenang bahwa pemotongan dana pesantren dan pemotongan dana BOS itu bisa kita akhiri karena bagaimanapun itu untuk orang-orang yang tidak mampu," kata Yandri, dikutip dari Kompas.com, Kamis (2/6/2022).
Baca: Laporan ICW: Oknum Parpol diduga Potong BOP untuk Pesantren
Yandri menuturkan, publik kini banyak menyorot pengelolaan anggaran dan program di Kemenag, termasuk pengelolaan anggaran BOP dan BOS. Menurutnya ada banyak bentuk penyimpangan yang dilakukan oleh berbagai oknum dalam mengelola dana BOP, salah satunya dengan membuat pondok pesantren fiktif.
Dia menyebut, ada sejumlah pondok pesantren yang tidak mendapat bantuan karena terganjal pada masalah administrasi seperti perizinan. Sebaliknya, ada pondok pesantren yang cuma tertulis di atas kertas justru mendapat bantuan, padahal nyatanya tidak ada pondok pesantren tersebut.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Gus Menteri Yaqut Cholil Qoumas (tangkapan Layar)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Komisi VIII DPR RI bersama dengan Kementerian Agama (Kemenag) melakukan rapat kerja, di kompleks parlemen, Kamis (2/6/2022). Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto meminta Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas untuk mengakhiri praktik pemotongan dana Bantuan Operasional Pesantren (