Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyentil LKPP yang cenderung ribet untuk mengeluarkan produk Standar Nasional Indonesia (SNI). Bahkan Jokowi menegur agar LKPP tidak mematok semua barang yang ada dalam negeri harus standar SNI.
Apalagi untuk produk lokal dan kecil tentunya akan sangat sulit untuk mendapatkan standar SNI. Seperti produk makanan lokal buatan warga di desa. Apabila semuanya harus SNI, maka produk-produk lokal tidak akan bisa masuk e-katalog.
"Sudah saya sampaikan kepada kepala LKPP jangan ruwet-ruwet seperti dulu lah. Semua produk harus SNI, semua produk harus SNI, yang kecil-kecil mana bisa. Produk-produk lokal mana bisa kalau diminta SNI semuanya," ujar Jokowi dalam acara Evaluasi Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia, dilansir dari kanal youtube Sekretariat Presiden, Selasa (24/5/2022).
Baca: Jokowi Minta Uang Rakyat Jangan Dibelanjakan Produk Impor
Dia mengatakan saat ini tak semua produk harus SNI. Dia menyebut produk SNI hanya yang berhubungan dengan keselamatan seperti helm dan kabel listrik.
"Sekarang tidak wajib, sekarang yang wajib hanya barang-barang yang berkaitan dengan keselamatan itu harus SNI, contoh helm," ucapnya.
Jokowi mengaku heran jika batu bata diminta SNI. Menurutnya, hal itu tidak masuk akal.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pengantar Presiden Jokowi pada Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara (tangkapan layar)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Presiden Joko Widodo (