Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Tuban- Seorang pria asal tuban, Darmaji (45), warga Dusun Tlogopule, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, mengalami nasib naas. Sebelumnya dirinya diketahui pamit ke warung untuk minum tuak (minuman tradisional).

Namun, setelah pamit ke warung minum tuak, Darmaji diketahui tidak kunjung pulag hingga larut malam. Pencarian akhirnya membuahkan hasil, setelah tetangganya, Hadi Sucipto menemukan sepeda motornya pada Sabtu (21/5/2022), pukul 23.00 WIB.

Saksi menemukan sepeda motor dan sandal korban, kemudian mengecek sekitar lokasi dan ternyata korban berada di dasar bekas galian tambang batu kapur di sekitar desa. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek setempat.

BACA JUGA: Jambret Dihadapi Emak-Emak, Berhasil Bawa Lari Tas, Tapi Motornya Ketinggalan

Tim BPBD Kabupaten Tuban yang mendapat laporan dari Polsek setempat kemudian melakukan upaya evakuasi. Korban diduga jatuh dari ketinggian 45 meter, di bekas galian tambang batu kapur di desa setempat. Upaya evakuasi langsung dilakukan pada Minggu (22/5/2022), pukul 00.15 WIB.

"Kita mendapat laporan ada orang jatuh dalam kondisi meninggal, ketinggian 45 meter," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmaji.
Dijelaskannya, Tim Rescue BPBD Tuban, yang mendapat laporan langsung melakukan pemetaan untuk melakukan evakuasi korban yang berada di dasar jurang. Tim selanjutnya turun ke dasar bekas tambang kemudian mengangkat korban, dan kemudian diserahkan ke pihak keluarga.Dari hasil pemeriksaaan medis, pada jasad tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Korban mengalami luka terbuka di bagian kepala dan lecet di sejumlah bagian badannya."Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan tidak meminta autopsi," pungkasnya. Penulis: Budi ErjeEditor: Budi ErjeSumber: Tribun Madura

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler