Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Ustaz Abdul Somat (UAS) mengaku dideportasi dari Singapura saat dirinya berlibur bersama dengan keluarga dan saudaranya. Saat deportasi itu, dia dimasukkan ke dalam ruangan 1x2 meter. UAS juga mengaku tidak tahu alasan depostasi dari pemerintah Negeri Singa itu.

Dikutip dari kanal Youtube Hay Guys Official, UAS mengaku berangkan ke Singapura bersama dengan  istri, anaknya dan sahabatnya pada Senin (16/5/2022). Mereka tiba di Pelabuhan Tanah Merah, Singapura, sekitar pukul 13.30.

Semua rombongan yang bersama dengan UAS, diperbolehkan untuk masuk ke Singapura. Tetapi giliran UAS hendak masuk dan menunjukkan semua dokumen, petugas justru melarangnya. Padahal berkas yang diberikan sudah dibawa oleh petugas jaga tersebut.

Baca: PMI asal Kudus yang Dideportasi Malaysia Sempat Kerja Begini

"Berkas lengkap semua. Udah lengkap ini. Arrival card, kartu untuk datang sampai masuk, semua lengkap semua, tak ada kurang satu apapun. Udah lengkap semua. Udah sampai distempel Imigrasi, dia tidak stempel, karena langsung di-scan saja paspor, abis itu kemudian cap jempol abis itu pas mau keluar, saya terakhir, sahabat saya keluar, istrinya sudah, anaknya sudah, ustazah sudah, anak saya sudah, saya yang terakhir. Begitu selesai mau keluar, baru itu tas ditarik, masuk," ucap UAS.

Dia mengatakan dirinya datang ke Singapura untuk berlibur. UAS mengaku tak mendapat penjelasan dari petugas Imigrasi Singapura mengapa dirinya tak boleh masuk ke Singapura.
Baca: Langgar PPKM, Enam WNA di Bali Dideportasi"Dalam rangka libur, ini kan hari libur. Kebetulan sahabat saya dekat rumahnya dari Singapura. Itulah yang mereka tak bisa menjelaskan, pegawai Imigrasi tak bisa menjelaskan, jadi yang bisa menjelaskan ambassador of Singapore in Jakarta, you have to explain to our community, why did your country, why did your government reject us? Why did your government deport us? Kenapa? Apakah karena teroris? Apakah karena ISIS? Apakah karena bawa narkoba? Itu mesti dijelaskan," ujarnya.Dia mengatakan rombongannya berada di ruangan lain. Mereka kemudian meninggalkan Singapura sekitar pukul 16.30. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Youtube Hay Gaus Official

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler