Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Kementerian Pertanian (Kementan) berencana akan memusnahkan hewan ternak yang positif terpapar Penyakit Mulut dan Kaki (PMK). Hal itu dilakukan agar wabah tidak menyebar kemana-mana.
Selain itu, upaya memusnahkan hewan ternak yang terpapar PMK tersebut merupakan bagian dari agenda SOS yang akan dilakukan Kementan dalam menangani wabah.
"Kami juga menyiapkan agenda SOS, seperti melakukan pemusnahan terbatas ternak yang terkonfirmasi positif PMK," ujar Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, dikutip dari CNNIndonesia.com, Kamis (12/5/2022).
Agenda SOS lainnya yang akan dilakukan Kementan adalah pemberlakuan lockdown zona wabah di tingkat kecamatan/kabupaten, serta sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait prosedur pencegahan dan pengendalian PMK.
Baca: PMK Merebak, Warga Diimbau Tak Takut Konsumsi Daging dan Susu Sapi
Kemudian dua agenda lainnya yang akan dilakukan Kementan dalam menanggulangi PMK yaitu agenda temporary dan agenda permanen. Ketiga agenda akan berlaku secara nasional.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (istimewa/Kementan)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Kementerian Pertanian (Kementan) berencana akan memusnahkan hewan ternak yang positif terpapar Penyakit Mulut dan Kaki (