Kementan Tetapkan Jatim dan Aceh Sebagai Daerah yang Dilanda Penyakit PKM pada Hewan
Murianews
Rabu, 11 Mei 2022 20:54:29
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Kementerian Pertanian (Kementan) telah menetapkan beberapa wilayah di Jawa Timur (Jatim) dan Aceh sebagai daerah yang terserang wabah penyakit Mulut dan kuku (PKM) pada hewan.
Untuk Kabupaten Aceh sendiri meliputi dua daerah, yakni Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Sementara Jawa Timur terdiri dari Gresik, Sidoarjo, Lamongan, dan Mojokerto.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, penetapan daerah darurat PKM ini berdasarkan kajian dan berbagai penelitian lanjutan. Selain itu penetapan tersebut juga sebagai upaya untuk meminimalkan penyebaran wabah PKm semakin luas.
Baca: Syahrul Yasin Limpo Gantikan Luhut Sebagai Menteri KKP Ad Interim, Ternyata Ini Alasannya
Kementan juga telah membuat langkah darurat atau agenda SOS, langkah temporary, dan agenda recovery atau pemulihan.
"Kita berharap wabah ini tidak ekspansi terlalu jauh dari apa yang sudah dikendalikan," katanya, dikutip dari Kompas.com, Rabu (11/5/2022).
Syahrul mengaku sudah berkoordinasi dengan gubernur setempat untuk penetapan wilayah PKM tersebut. Tidak hanya itu, sejumlah rencana untuk menyiapkan vaksin nasional juga sudah dilakukan. Hanya saja karena masih membutuhkan waktu proses pembuatan, Kementan menghadirkan vaksin impor yang jumlahnya tidak terlalu banyak.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




dokter hewan nampak menyuntik sapi yang terpapar PMK (Dok. Mentan)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Kementerian Pertanian (