Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

MURIANEWS, Jakarta- Munculnya virus hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak, menjadi keprihatinan tersendiri bagi para guru, khususnya yang mengajar di bangku PAUD hingga SD. Mereka juga tidak ingin anak didik mereka tertular penyakit tersebut.


Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim mengatakan, kekhawatiran itu semakin menjadi apabila penyakit Hepatitis akut misterius tersebut mewabah luas dan kemudian menjadi pandemi.


"P2G cukup khawatir hepatitis akut misterius kemudian berubah menjadi pandemi terhadap anak," katanya, dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (11/5/2022).


Perhimpunan guru berharap pemerintah memberi perhatian lebih terhadap kemunculan hepatitis akut misterius tersebut. Bisa dengan perintah kepada sekolah-sekolah agar meningkatkan kewaspadaan.


Baca: Bocah 7 Tahun di Tulungagung Meninggal, Diduga Karena Hepatitis Akut `Misterius`

"Kami mendesak Kemdikbudristek dan Pemda membuat surat edaran sebagai pengingat, agar sekolah-sekolah meningkatkan disiplin protokol kesehatan, mencegah Covid-19 yang masih pandemi termasuk mencegah penularan hepatitis terhadap anak," ujar Satriwan.


Menurutnya, upaya pencegahan kasus hepatitis akut misterius ini juga hendaknya menjadi perhatian para guru, siswa serta orang tua. Semua pihak perlu memiliki kesadaran yang sama akan bahaya penyakit yang berpotensi menyebar luas di kalangan anak-anak.


"Khususnya bagi anak usia Play Group (Day Care), PAUD/TK, dan SD/MI," ucapnya.


"Khususnya bagi anak usia Play Group (Day Care), PAUD/TK, dan SD/MI," ucapnya.

Baca: Menkes Sebut Hepatitis Akut Misterius Menular Lewat Asupan Makanan

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Advokasi P2G Iman Zanatul Haeri mengatakan surat edaran yang ditujukan kepada sekolah menjadi penting untuk disebarluaskan. Menurutnya itu perlu agar warga sekolah memiliki pemahaman yang baik mengenai virus hepatitis akut misterius.

"Apa saja indikasi gejala, faktor penyebab, langkah pencegahan, serta kiat hidup bersih demi menjaga anak agar tidak tertular," ujar Iman.

 

Penulis: Cholis Anwar

Editor: Cholis Anwar

Sumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler