Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyarankan agar pekerja sector swasta yang mudik agar bisa bekerja dari rumah (work from home/WFH). Hal ini untuk mengurai kemacetan lalu lintas pada saat arus balik Lebaran.

Apalagi sejak Minggu (8/5/2022), petugas kepolisian sudah berjibaku untuk mengurai kemacetan di sejumlah jalan tol dan jalan protokol di wilayah Jakarta. Bahkan opsi penerapan one way juga sudah berkali-kali dilakukan.

Ida dalam hal ini mengimbau agar perusahaan swasta juga memberikan kebijakan kepada para pekejra untuk bisa WFH. Nantinya, apabila arus lalu lintas sudah normal, pekerja bisa kembali melakukan pekerjaan di kantor.

"Sebagaimana imbauan Bapak Presiden Jokowi bahwa masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi pada momen Idul Fitri tahun ini, untuk kembali lebih awal atau kembali setelah puncak arus balik," katanya, dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (9/5/2022).

Baca: Kurangi Kepadatan Arus Balik, Kemendagri Berlakukan 50 ASN WFH

Puncak arus balik Idulfitri 1443 Hijriah diprediksi terjadi pada 6-8 Mei 2022. Ida menyarankan agar pengusaha berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pekerja atau buruh yang mudik Lebaran.

"Tentunya, pelaksanaannya harus berdasarkan kesepakatan bersama dengan memperhatikan aturan yang berlaku di masing-masing tempat kerja," terang dia.
Menurutnya, pengusaha dan buruh dapat berdialog dan berkoordinasi secara intensif untuk mewujudkan hal tersebut. Adapun salah satu substansi yang dapat didiskusikan adalah melakukan pekerjaan secara remote atau sistem WFH.Baca: Pemesanan Tiket Bus Arus Balik di Blora Mulai Ramai pada H+4 Lebaran"Sistem ini tentunya sudah cukup familiar bagi kita di mana pengaturan ini pernah bersama-sama kita lakukan selama pandemi covid-19. Sistem ini bisa diterapkan sementara waktu guna menghindari kepadatan puncak arus balik," tutur Ida."Namun begitu, sekali lagi, pelaksanaannya tentu berdasarkan atas kesepakatan bersama dan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku," tandasnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler