Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Pemerintah berusaha maksimal untuk menjaga agar masyarakat yang melakukan perjalanan mudik tetap aman dan nyaman. Apalagi, pemerintah memprediksi jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 85 juta orang.

Hal ini lantaran selama dua tahun lalu, pemerintah melarang warga yang ada diperantauan untuk mudik, lantaran situasi pandemic covid-19 masih snagat menghawatirkan. Sementara saat ini, kasus Covid-19 terus melandai hingga pemerintah membuka peluang agar masyarakat bisa mudik.

Sejalan dengan itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pun akan berupaya maksimal untuk melayani kesehatan para pemudik. Bahkan saat ini, pihaknya sudah menyiapkan 340 pos kesehatan d sepanjang jalur mudik.

Baca: Ini Pilihan Mobil Toyota Harga Rp 200 Jutaan, Barangkali Mau Beli Buat Mudik Lebaran

Juru bicara program vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan pos akan ditempatkan di berbagai rest area di jalan tol, pintu exit tol, jalur tol, jalur jalan raya non tol dan beberapa lokasi wisata. Pos juga dilengkapi dengan ambulans untuk membantu pemudik yang mungkin membutuhkan bantuan medis darurat.

"Adanya pos kesehatan ini diharapkan bisa meminimalisir risiko kesehatan selama perjalanan mudik, supaya mudik sehat, aman dan nyaman," kata Nadia, dikutip dari detik.com, Jumat (22/4/2022).

Nadia mengimbau agar warga segera melengkapi vaksinasi Covid-19 sebelum mudik. Mereka yang sudah mendapat vaksin booster bisa lebih bebas dari syarat mudik karena tidak lagi harus melengkapi hasil tes negatif antigen.Baca: Amankan Mudik, Jabar Siapkan 500 PoskoSementara bagi pemudik yang belum booster atau mendapat vaksin Covid-19 lengkap perlu menyertai hasil tes negatif antigen dan atau PCR."Lewat vaksinasi kita bisa mencegah risiko terinfeksi Covid-19 maupun dirawat dengan gejala berat ataupun risiko kematian akibat Covid-19. Kami mengimbau masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 lengkap dua dosis yang dilanjutkan dengan booster," ungkap Nadia. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler