Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempunyai tiga jurus untuk mengatasi kemacetan saat arus mudik Lebaran maupun arus balik. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kemacetan parah di berbagai ruas jalan.
Orang nomor wahid di Indonesia itu mengungkapkan bahwa potensi kemacetan akan terjadi ketika mendekati lebaran. Sebab, puluhan juta warga akan melakukan mudik ke kampung halaman. Apalagi, diprediksi Sebagian besar dari para pemudik adalah menggunakan kendaraan pribadi.
Dalam hal ini, Jokowi akan menerapkan rekayasa lalu lintas di berbagai ruas jalan yang diprediksi menjadi jalur utama untuk mudik.
Baca: Mudik! Pertamina Tambah Tempat Pengisian BBM di Tol Jateng, Ini Lokasinya
"Dalam mengantisipasi pemerintah telah menyiapkan rekayasa lalu lintas melalui aturan ganjil genap, pemberlakuan satu arah (one way) dan larangan truk masuk jalan tol," ujar Jokowi dalam keterangan video yang diunggah YouTube Sekretariat Presiden, Senin (18/4/2022).
Jokowi juga menjelaskan bahwa berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (kemenhub) diperkirakan ada 23 juta mobil dan 17 juta motor yang akan digunakan para pemudik. Oleh karenanya kondisi jalan yang dilalui arus mudik diprediksi akan macet parah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Jokowi nampak marah-marah lantaran banyak instansi dibawahnya yang melakukan impor barang (tangkapan layar)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Presiden Joko Widodo (