MURIANEWS, Jakarta- Kementerian Agama (Kemenag) merencanakan untuk memberikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tambahan. Itu dikhususkan untuk madrasah yang mempunyai prestasi dan untuk meningkatkan mutu serta kualitas Pendidikan madrasah.
Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama pada Direktorat KSKK Madrasah, Aceng Abdul Aziz menambahkan bahwa pihaknya terus berkomitmen meningkatkan layanan, termasuk dalam pencairan
BOS Madrasah.
Sebab, dana BOS menjadi sumber pembiayaan mutlak bagi pelaksanaan pembelajaran di tingkat madrasah. Di sisi lain, Aceng juga menuturkan bahwa bulan April 2022 pihaknya sedang merencanakan BOS tambahan.
"Kami dan pengelola madrasah terus bekerja keras berupaya mewujudkan madrasah mandiri dan berprestasi. Bahkan dalam bulan April 2022 ini juga kami sedang merencanakan BOS tambahan melalui program reformasi madrasah, yaitu Bantuan Kinerja dan Bantuan Afirmasi (BKBA)," tuturnya, dikutip dari laman
kemenag.go.id, Senin (18/4/2022).
Baca: Akhirnya 53 Ribu Siswa Madrasah di Kudus Terima BOSTerkait pencairan dana BOS Madrasah, Aceng berharap setelah cair madrasah bisa langsung memanfaatkannya sesuai Juknis BOS tahun 2022. Pihaknya saat ini tengah mempersiapkan penyaluran BOS Madrasah tahap kedua agar bisa dicairkan lebih cepat. Untuk itu, diperlukan sinergi semua pihak.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama menyiapkan akselerasi pencairan BOS TA 2022 yakni Tim Bos Kemenag RI, pihak KPPN Kemenkeu dan pihak bank penyalur. Semoga keberkahan Ramadan bisa kita rasakan bersama dan menyambut Idul Fitri dengan penuh suka cita," tutupnya.
Sementara Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, M Isom Yusqi, mengungkapkan pihaknya tengah mengupayakan pencairan BOS Tahap I sebelum 22 April 2022.
Baca: 41 Sekolah Swasta di Kota Semarang Mulai Gratiskan Biaya Pendidikan"Kami sedang berupaya agar pencairan BOS Tahap I seluruhnya selesai sebelum tanggal 22 April 2022," ucapnya.Isom menjelaskan, data calon penerima BOS tahun 2022 yakni 48.098 madrasah. Jumlah ini terdiri atas 23.666 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 16.363 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 8.069 Madrasah Aliyah (MA).Adapun pencairan ini telah dilakukan pada Maret 2022, sebesar Rp 2.245.609.550.000. Kemudian untuk bulan April ini akan akan segera dicairkan pembayaran BOS untuk 16.260 madrasah, terdiri atas 8.391 MTs dan 7.869 MA sebesar Rp 1.384.070.000.000. SK Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk pembayaran BOS Madrasah April pun sudah terbit. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber:
Kemenag.go.id
[caption id="attachment_277625" align="alignleft" width="880"]

Sejumlah siswa MI Miftahul Ulum di Desa Lajer, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mengunjungi pabrik tahu di dekat madrasahnya, Sabtu (12/3/2022). (MURIANEWS/Dok. MI Miftahul Ulum).[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Kementerian Agama (Kemenag) merencanakan untuk memberikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tambahan. Itu dikhususkan untuk madrasah yang mempunyai prestasi dan untuk meningkatkan mutu serta kualitas Pendidikan madrasah.
Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama pada Direktorat KSKK Madrasah, Aceng Abdul Aziz menambahkan bahwa pihaknya terus berkomitmen meningkatkan layanan, termasuk dalam pencairan
BOS Madrasah.
Sebab, dana BOS menjadi sumber pembiayaan mutlak bagi pelaksanaan pembelajaran di tingkat madrasah. Di sisi lain, Aceng juga menuturkan bahwa bulan April 2022 pihaknya sedang merencanakan BOS tambahan.
"Kami dan pengelola madrasah terus bekerja keras berupaya mewujudkan madrasah mandiri dan berprestasi. Bahkan dalam bulan April 2022 ini juga kami sedang merencanakan BOS tambahan melalui program reformasi madrasah, yaitu Bantuan Kinerja dan Bantuan Afirmasi (BKBA)," tuturnya, dikutip dari laman
kemenag.go.id, Senin (18/4/2022).
Baca: Akhirnya 53 Ribu Siswa Madrasah di Kudus Terima BOS
Terkait pencairan dana BOS Madrasah, Aceng berharap setelah cair madrasah bisa langsung memanfaatkannya sesuai Juknis BOS tahun 2022. Pihaknya saat ini tengah mempersiapkan penyaluran BOS Madrasah tahap kedua agar bisa dicairkan lebih cepat. Untuk itu, diperlukan sinergi semua pihak.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama menyiapkan akselerasi pencairan BOS TA 2022 yakni Tim Bos Kemenag RI, pihak KPPN Kemenkeu dan pihak bank penyalur. Semoga keberkahan Ramadan bisa kita rasakan bersama dan menyambut Idul Fitri dengan penuh suka cita," tutupnya.
Sementara Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, M Isom Yusqi, mengungkapkan pihaknya tengah mengupayakan pencairan BOS Tahap I sebelum 22 April 2022.
Baca: 41 Sekolah Swasta di Kota Semarang Mulai Gratiskan Biaya Pendidikan
"Kami sedang berupaya agar pencairan BOS Tahap I seluruhnya selesai sebelum tanggal 22 April 2022," ucapnya.
Isom menjelaskan, data calon penerima BOS tahun 2022 yakni 48.098 madrasah. Jumlah ini terdiri atas 23.666 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 16.363 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 8.069 Madrasah Aliyah (MA).
Adapun pencairan ini telah dilakukan pada Maret 2022, sebesar Rp 2.245.609.550.000. Kemudian untuk bulan April ini akan akan segera dicairkan pembayaran BOS untuk 16.260 madrasah, terdiri atas 8.391 MTs dan 7.869 MA sebesar Rp 1.384.070.000.000. SK Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk pembayaran BOS Madrasah April pun sudah terbit.
Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber:
Kemenag.go.id