Bulog Gelontorkan 800 Ribu Ton Kedelai untuk Pengrajin Tahu dan Tempe
Murianews
Senin, 18 April 2022 14:27:54
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam waktu dekat akan mengelontorkan 800.000 ton kedelai. Penggelontorkan itu akan dilakukan mulai bulan ini hingga Juli mendatang. Sementara sasarannya adalah untuk pengrajin tahu dan tempe.
Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengatakan, upaya yang dilakukan Bulog ini merupakan penugasan dari negara. Mulanya, pihaknya ahnya menyiapkan 200 ribu ton kedelai untuk kebutuhan salaam empat bulan. Namun, setelah dipikir, ternyata kebutuhan itu belum mencukupi.
“Sebab, diperkirakan selama 4 bulan ini Indonesia belum dapat memproduksi kebutuhan dari dalam negeri. Itu sedang diupayakan Kementerian Pertanian. Untuk itu, kami harus mendatangkan (kedelai). Ini adalah produk Amerika Serikat," kata Buwas, dikutip dari kompas.com, Senin (18/4/2022).
Baca: Mendag Ungkap Penyebab Naiknya Harga Kedelai, Salah Satunya Mengejutkan
Dia menambahkan, sebagai tahap pemula pihaknya telah menyiapkan 100 ton kedelai yang akan disalurkan melalui Primer Koperasi Produsen Tempe dan Tahu Indonesia (PRIMKOPTI) ke Jawa Barat seperti Bogor, Depok, Bekasi, Indramayu, dan Kuningan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Salah satu karyawan pabrik tahu tempe di Pati mengolah kedelai (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam waktu dekat akan mengelontorkan 800.000 ton