Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi bahwa puncak arus mudik menjelang lebaran 2022 adalah pada 29 dan 30 April. Sementara untuk arus balik akan terjadi pada 8 Mei 2022 atau setelah curi lebaran yang berkahir pada 6 Mei.
Prediksi tersebut berdasarkan hasil survey tentang potensi pemudik pada mudik lebaran tahun 2022 yang dilakukan oleh Badan Litbang Perhubungan (Balitbanghub).
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dalam survey terseut juga ditemukan bahwa pengguna kendaraan pribadi baik mobil maupun motor akan mendominasi pergerakan mudik.
Tercatat, sebanyak 40 juta orang memilih menggunakan kendaraan pribadi, dari total 79,4 juta orang yang diprediksi akan melakukan mudik.
Baca: Mudik Bisa Diluar Dugaan, Jokowi: Semuanya Harus Disiapkan dengan Matang
Pilihan moda transportasi terbanyak kedua setelah kendaraan pribadi, yaitu angkutan jalan (bus dan penyeberangan) sebanyak 26,7 juta orang. Kemudian pesawat 8,9 juta orang, kereta api 8,2 juta orang, kapal, 1,4 juta, dan angkutan lainnya 0,1 juta orang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Bus dari Jepara diberangkatkan untuk mengangkut pemudik dari ke Jabodetabek . (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Kementerian Perhubungan (