Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada para menterinya agar memberikan pernyataan yang tidak sensitifkepada kesulitan rakyat. Hal ini menyusul banyaknya para menteri yang memberikan statemen tanpa memikirkan dampaknya terhadap masyarakat.

kemudian ditambah dengan banyaknya kebutuhan pokok yang saat ini tengah naik, sehingga ucapan menteri ahrus benar-benar di jaga agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah polemik ini.

Jokowi mengatakan, harga-harga bahan pokok yang mulai naik. Jokowi mewanti-wanti para pembantunya agar memerhatikan betul ucapan yang dilontarkan kepada masyarakat. Sehingga nantinya nantinya tidak menimbulkan kehawatiran.

Baca: Setelah Pertamax, Luhut Beri Sinyal Harga Pertalite dan Elpiji 3 Kg Juga Bakal Naik 

"Pangan maupun energi, semuanya naik, apalagi ini menjelang Lebaran," kata Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4/2022).

Jokowi meminta anggota kabinet yang hadir untuk menetapkan kebijakan yang tepat untuk masyarakat. Kemudian dia juga mengingatkan agar tidak menyinggung masyarakat dengan ucapan maupun kebijakan yang tidak sensitif.

"Oleh sebab itu seluruh yang hadir di sini, anggota kabinet, kepada semua menteri, kepala lembaga agar kebijakan yang diambil itu tepat," kata Jokowi.
Baca: Cek Ketersediaan Bahan Pokok di Magelang, Jokowi: Minyak Curah Tinggal 2 Liter "presiden Sikap-sikap kita, kebijakan-kebijakan kita, pernyataan-pernyataan kita harus memiliki sense of crisis. Harus sensitif terhadap kesulitan-kesulitan rakyat," ujar Jokowi.Jokowi tak ingin masyarakat menganggap pemerintah tidak bekerja. Jokowi pun menyoroti tidak adanya penjelasan tentang minyak goreng selama 4 bulan."Jangan sampai kita ini seperti biasanya dan tidak dianggap oleh masyarakat nggak melakukan apa-apa," ujar Jokowi. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Youtube Sekretariat Presiden

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler