Polisi Sebarkan Foto DPO Tersangka Robot Trading Viral Blast
Murianews
Minggu, 3 April 2022 08:44:48
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta- Bareskrim Polri terus mengejar tersangka penipuan berkedok robot trading Viral Blast yang menelan kerugian hingga Rp 1,2 triliun. Bahkan saat ini pihaknya sudah menyebar foto Daftar Pencarian Orang (DPO) tersangka dengan inisial PW.
Polisi menyakini bahwa saat ini PW berada di Indonesia. Namun, yang bersnagkutan enggan untuk menyerahkan diri, sekalipun sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sehingga, polisi melakukan Langkah-langkah yang bisa menjaring tersangka agar lebih cepat ditemukan.
"Kalau kita penyidik informasi meyakini ada di sini, di Indonesia," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko, dikutip dari detik.com, Minggu (3/4/2022).
Baca: Rugi Hingga Rp 73 Miliar Pengguna Robot Trading DNA Pro Lapor Bareksrim
Gatot menjelaskan pihaknya juga menyebar foto DPO PW. Foto itu disebar ke beberapa polda jajaran.
"Sudah, sudah, jadi (foto) DPO-nya sudah kami sebar ke beberapa Polda untuk mengetahui keberadaan yang bersangkutan," tuturnya.
Selain menyebar foto DPO, Gatot mengatakan polisi juga berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk mencekal PW. Hal itu dilakukan untuk mencegah PW melarikan diri ke luar negeri.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Gatot Repli Handoko saat konferensi pers (kompas.com)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta- Bareskrim Polri terus mengejar tersangka penipuan berkedok robot trading