Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Wakil Presiden (Wapres) Ma`ruf Amin membeberkan tiga nilai puasa yang penting diketahui oleh seluruh umat muslim Indonesia. Apalagi, saat ini situasi pandemi masih berlangsung, sehingga puasa harus dimaknai secara kontekstual.

Menurutnya, puasa Ramadan tidak hanya sekedar menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga dapat mengendalikan diri, jujur, dan memiliki solidaritas tinggi.

"Orang yang melaksanakan puasa dengan pemenuhan ketiga nilai atau prinsip tersebut, yakni pengendalian diri, kejujuran, dan solidaritas sosial, ia akan menjadi bersih tanpa dosa,” kata Ma'ruf, dikutip dari Kompas.com, Jumat (1/4/2022).

KH Ma`ruf Amin menjelaskan, hakikat puasa tidak hanya ditujukan sebagai pengendalian secara lahiriah, tetapi juga terkait pengekangan ego dari semua nafsu, sikap dan tindakan tercela atau kemaksiatan.

"Naluri manusia memang memiliki keinginan-keinginan (nafsu), baik nafsu biologis, materi, maupun kekuasaan,” ujar Ma'ruf.

Baca: Ini Kumpulan Doa di Bulan Ramadan Beserta Artinya dari Awal hingga Akhir

Selanjutnya, ia mengatakan, puasa membentuk nilai kejujuran karena tidak ada yang mengetahui kebenaran seseorang berpuasa atau tidak, kecuali dirinya sendiri dan Allah SWT.

“Bisa saja seseorang berpura-pura puasa di hadapan umum tetapi sebenarnya ia tidak berpuasa. Ini yang dikatakan bahwa puasa yang tahu hanya diri sendiri dan Allah,” imbuhnya.Kemudian, solidaritas sosial selama bulan Ramadan dapat dilakukan dengan memperbanyak sedekan selama bulan Ramadan dan menunaikan zakat pada Idul Fitri. Solidaritas tinggi tersebut kian penting di tengah situasi pandemi Covid-19 karena banyak masyarakat yang kesulitan akibat terdampak oleh pandemi.Baca: Sambut Ramadan, Jamaah Lintangsongo Kali Brug Grobogan Gelar SelamatanMa'ruf pun menegaskan, tiga nilai tersebut juga perlu dipupuk dalam kehidupan sehari-hari karena menurutnya sejumlah persoalan sosial muncul sebagai ekspresi keinginan tanpa memiliki tiga nilai di atas."Ketiga nilai ini harus diwujudkan tidak hanya selama bulan Ramadan, tetapi juga di hari-hari di luar Ramadan," terangnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler