Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


[caption id="attachment_281400" align="alignleft" width="1280"] Jenderal TNI Andika Perkasa (tangkapan layar)[/caption]

 

MURIANEWS, Jakarta- Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menghapus sejumlah syarat dalam proses seleksi penerimaan prajurit, baik taruna, perwira, bintara, hingga tamtama. Syarat-syarat yang sekiranya dianggap tidak fair dan terlalu ribet, langsung dihapus olehnya.

Bahkan penghapusan itu secara terbuka dipertotonkan melalui kanal Youtube pribadinya Jenderal TNI Andika Perkasa. Dalam acara itu, Jenderal Andika mimpin secara rapat pemaparan mekanisme penerimaan prajurit TNI mulai dari tes mental, ideologi, psikologi, akademik, kesamaptaan jasmani, hingga kesehatan.

Usai mendengar paparan, Jenderal Andika lalu memutuskan beberapa hal perubahan di dalam rangkaian proses seleksi prajurit tersebut.

Pertama, dalam tes kesamaptaan jasmani, ia meminta agar tidak ada tes renang. Menurutnya, tidak semua calon prajurit memiliki akses ke kolam renang atau tempat untuk belajar berenang.

Baca: Jenderal Andika Perkasa Pastikan Buru Anggota KKB Yang Menembak 3 Anggota TNI

"Itu tidak usah lagi, kenapa renang? Jadi nomor 3 tidak usah. Karena apa? Kita enggak fair juga, ada orang tempat tinggal jauh dari ... enggak pernah renang, nanti enggak fair, udah lah," kata Andika.Sementara dalam bidang akademik, ia meminta panitia seleksi untuk mengambil nilai calon peserta berdasarkan transkrip nilai pendidikan terakhir. Dengan demikian, ia meminta tes akademik pun dihapus dari tahapan seleksi.Baca: Terpilih Jadi Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa Tinggal Dilantik Jokowi"Menurut saya tes akademik ini sudah tinggal ambil saja, IPK, terus transkripnya, karena bagi saya yang lebih penting itu tadi. Ijazah SMA itu lah akademik mereka, enggak usah lagi ada tes akademik. Nilai akademik ya ijazah tadi, kalau ada Ujian Nasional ya lebih akurat lagi, ya itu lah dia," katanya.Selain itu, Jederal Andika perkasa juga memperbolehkan anak atau keturunan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk mendaftarkan diri dalam seleksi tersebut. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Youtube Jenderal TNI Andika Perkasa

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler