Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Pendeta Saifuddin Ibrahim yang meminta agar 300 ayat dalam Alquran, saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim polri. Dalam proses penyidikan yang dilakukan, polisi menemukan dugaan pelanggaran pidana dalam perkara tersebut.

"Saat ini yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Dit siber," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Rabu (30/3/2022).

Pihakya belum bisa menjelaskan secara detail terkait proses penanganan perkara tersebut. Sebab, tersangka saat ini diduga masih berada di Amerika Serikat. Polisi pun sebelumnya menyatakan tengah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan upaya lanjutan terhadap Saifuddin di luar negeri.

Baca: Bikin Gaduh! Pendeta yang Minta Menag Hapus 300 Ayat Al-Qur’an Dipolisikan

Beberapa diantaranya seperti atase di Biro Investigasi Federal (FBI/The Federal Bureau of Investigation), Kementerian Luar Negeri dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk mendalami keberadaan Saifuddin.
Baca: Pendeta Minta 300 Ayat Al-Qur’an Dihapus, Abdul Mu’ti: Jangan TerprovokasiDiketahui, laporan terhadap Saifuddin Ibrahim itu dilakukan oleh Rieke Vera Routinsulu ke Bareskrim pada 18 Maret 2022.  Pelapor menduga Saiffudin melanggar Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan/atau Pasal 156 KUHP dan/atau Pasal 156a KUHP dan/atau Pasal 14 ayat (1), ayat (2) dan/ atau Pasal 15 UU No. 1 tahun 1946 tentang Peraturan hukum Pidana. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler